Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

HUKUM BERPERGIAN KE NEGERI KAFIR

HUKUM BERPERGIAN KE NEGERI KAFIR
HUKUM BERPERGIAN KE NEGERI KAFIR


HUKUM BERPERGIAN KE NEGERI KAFIR

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

السؤال:
ما حكم السفر إلى دول الغرب والكفر لقضاء الإجازة الصيفية والسياحة؟

Soal:
Apa hukumnya melakukan perjalanan ke negeri barat dan non muslim untuk menghabiskan liburan musim panas serta piknik?

الجواب: لا، هذا حرام ما يجوز السفر إلى بلاد الغرب إلا لحاجة لا تنقضي إلا بالسفر، مثل علاج، مثل تعلم صناعة، مثل تجارة تعاقد مع مصانع أو شركات للتجارة، مثل السفر للدعوة إلى الله هذا لا بأس، أما من جرد السياحة والنزهة هذا حرام، ولا يجوز.

Jawab:
Tidak boleh, itu haram. Tidaklah boleh melakukan perjalanan ke neger-negeri Barat (negeri kafir) kecuali karena suatu keperluan yang tidak bisa terpenuhi tanpa dengan melakukan perjalanan tersebut, seperti dalam rangka:
1. Pengobatan,
2. Mempelajari ilmu tehnik perindustrian (ilmu dunia),
3. Keperluan ekonomi,
4. Dagang yang terikat kontrak dengan badan atau lembaga usaha serikat perdagangan,
5. Perjalanan untuk berdakwah kepada Agama Allah, maka yang seperti ini tidaklah mengapa.

Adapun hanya untuk piknik dan jalan-jalan wisata semata itu haram hukumnya, tidak boleh.

Sumber Fatwa:www.af.org.sa/en/node/2924

Penerjemah: Al-Ustadz Hudzaifah bin Muhammad hafizhahullah

Baca juga: Nikah Beda Manhaj
Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Pernah Mengajar di : Madrasah Ibtidaiyah Jamilurrahman Assalafy, SDIT Al-Hanif Cilegon, Ma'had An-Ni'mah Mencirim Sumatera Utara.