5 Tag Meta HTML Wajib Dalam Optimasi SEO

5 Tag Meta HTML Wajib Dalam Optimasi SEO

Posted on

Ada banyak tag meta HTML di dalam sebuah struktur website. Sebagiannya memberi dampak pada optimasi SEO, namun sebagian  lainnya tidak memberi dampak apapun sama sekali.

Tidak sedikit para webmaster (orang yang mengembangkan website) saat ini yang minim akan wawasan terkait SEO. Sehingga upaya optimasi yang ia lakukan pun cenderung kaku, tidak fleksibel dan kurang up to date.

Ada yang hanya fokus optimasi konten dan mengabaikan optimasi backlink, ada yang sibuk nanam backlink sampai malas bikin konten, ada juga yang males buat konten, tidak pernah nanam backlink, tapi pengen page one.

Pada pembahasan singkat ini situs SEO Kilat akan menghadirkan informasi penting, yang tentu akan bermanfaat bagi Anda, untuk terus memperkaya wawasan terkait dunia search engine optimization.

Pembahasan yang akan kita sampaikan kali ini, berfokus pada topik tag meta HTML yang wajib ada dalam konten SEO. Untuk mempersingkat waktu, simak konten selengkapnya di bawah ini.

5 Tag Meta HTML Wajib Dalam Optimasi SEO

1. Tag Judul (Title Tag)

Ibarat sebuah bangunan, title tag atau tag judul adalah fondasi utama yang wajib ada di dalam sebuah konten.

Title tag ini biasanya dapat kita temui di dalam SERP berupa judul atau tajuk yang bisa di klik. Selain muncul di dalam SERP, tag judul atau title tag juga dapat kita temui pada browser dan sosial media.

Dalam mode HTML, title tag akan terlihat dalam format teks seperti di bawah ini:

<title> 10 Tag Meta HTML yang Wajib Ada Dalam Konten SEO </title>

Dalam struktur website, tag judul atau title tag biasanya ditempatkan pada bagian head halaman, dan menjadi elemen visual global terhadap konten yang akan dibahas.

Pertanyaan : Apakah penggunaan title tag dapat berdampak besar pada SEO?

Jawab : Selama bertahun-tahun hingga saat ini, title tag atau tag judul masih merupakan elemen pertama yang dibaca oleh mesin pencari, sebelum memutuskan apakah sebuah konten tersebut relevan dengan keyword, ataukah tidak.

Maka jelas! optimasi title tag pada sebuah halaman website memegang peranan yang sangat penting, khususnya sebagai elemen visual pertama yang dibaca oleh mesin pencari.

Cara Mengoptimalkan Title Tag Untuk SEO

  1. Gunakan judul yang unik dan menarik, serta mampu menggambarkan isi konten secara umum.
  2. Sisipkan kata kunci yang akan ditarget dalam bentuk tajuk yang alami dan mudah dipahami.
  3. Usahakan judul yang Anda gunakan berkisar antara 50-60 karakter atau sekitar 600-700 pixels dalam SERP.
  4. Anda bisa sisipkan brand milik Anda untuk menambah keunikan dalam judul.

2. Tag Meta Description atau Meta Deskripsi

Jika kita melakukan inspect element pada sebuah halaman web, kita akan melihat bahwa meta deskripsi atau tag meta description berada pada bagian head halaman. Adapun contoh format HTML meta deskripsi ini yaitu:

<meta name = “description” content = “Ada banyak tag meta HTML di dalam sebuah struktur website. Sebagiannya memberi dampak pada SEO, namun sebagian yang lain tidak memberi dampak apa-apa sama sekali. “/>

Hal yang Perlu Anda Ketahui Dari Tag Meta Description

  1. Meta deskripsi dapat mempengaruhi CTR website, dan menekan angka bounce rate. Oleh sebab itu, memilih deksripsi yang tepat merupakan salah satu langkah penting untuk meningkatkan rasa penasaran pengguna terhadap isi konten.
  2. Dalam cuplikan SERP, meta deskripsi mengambil tempat terbesar dan paling mengundang pengguna untuk melakukan klik terhadap sebuah konten.
  3. Meta deskripsi yang mengandung kata kunci pengguna akan tampil dalam huruf cetak tebal di dalam SERP.

Cara Optimasi Tag Meta Description / Meta Deskripsi

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat mengoptimalkan meta deskripsi adalah

  1. Panjang meta deskripsi berkisar antara 150-160 karakter. Jumlah ini termasuk di dalamnya spasi dan koma.
  2. Buatlah deskripsi yang unik, serta mampu menggambarkan isi konten secara umum.
  3. Sisipkan keyword atau kata kunci utama, saat menyusun deskripsi konten.

3. Tag Heading

Pernah lihat format H2, H3, H4, H5, dan H6 di dashboard writing? Kalau pernah, itulah yang disebut dengan tag heading.

Tag heading akan membantu mesin pencari dalam mengenali isi konten dan membagi pembahasan menjadi beberapa bagian.

Meski terdapat silang pendapat di kalangan para ahli terkait manfaat tag heading dalam SEO, namun mereka (para ahli) cukup sepakat, bahwa tag heading memberi banyak manfaat dalam konten, seperti:

  1. Mempermudah mesin pencari dalam mengidentifikasi tujuan konten dan membaca esensi yang terdapat di dalamnya.
  2. Menjadikan halaman web lebih struktural dan ramah terhadap pengguna.

Pertanyaan: Apakah tag heading harus selalu relevan dengan title tag?

Jawab: Secara sederhana, maka jawabannya YA! Google sangat merekomendasikan adanya relevansi antara title tag dengan tag heading dalam sebuah konten. Namun apabila Anda kesulitan merangkai subheading agar relevan dengan title tag, Anda bisa menggunakan judul Anda kembali sebagai subheading. Hanya saja, ada nilai minus dari segi proporsional konten menurut penulis pribadi.

Bagaimana Cara Optimasi Tag Heading?

  1. Pastikan heading Anda relevan dengan isi konten, bukan klik bait, ataupun melenceng secara substansi.
  2. Jangan berlebihan dalam menggunakan keyword dalam setiap heading dan subheading.
  3. Saat menggunakan heading atau subheading, pastikan ia relevan dengan paragraf yang berada di bawahnya.

4. Alt Tag Gambar

Sederhananya, alt tag yang ditambahkan pada gambar berfungsi menjelaskan isi konten melalui gambar yang terdapat di dalam halaman web.

Setidaknya ada 2 alasan penting, mengapa penggunaan alt tag gambar memiliki kontribusi dalam nilai SEO.

  1. Alt tag yang ditambahkan pada gambar akan memberi konteks terhadap mesin pencari. Sehingga, meskipun mesin pencari tidak dapat “melihat” gambar secara hakiki, namun bot pada search engine mampu mengidentifikasi intent dari gambar tersebut.
  2. Pengunjung dapat melihat alt tag dalam bentuk teks alternatif, ketika gambar tidak dapat atau gagal untuk dimuat.

Bagi Anda yang mengembangkan situs ecommerce, keberadaan gambar dan alt tag sangat bernilai penting terhadap optimasi SEO dan bagaimana pengunjung berinteraksi terhadap produk di dalam situs Anda.

Catatan

Penting untuk diingat! Saat Anda menyusun sebuah konten, relevansi yang diinginkan Google bukan hanya sebatas pada judul, deksripsi, dan alt tag gambar saja. Lebih daripada itu, Google ingin gambar yang dimasukkan ke dalam halaman web, juga harus memiliki nilai relevansi terhadap isi konten itu sendiri.

Pastikan alt tag yang Anda tambahkan adalah keyword yang akan Anda target. Jangan berlebihan dalam penggunaan keyword di dalam alt tag.

5. Markup Skema

Mengutip penjelasan dari Aleh Barysevich, markup skema adalah teknik khusus yang berperan dalam mengatur data informasi web, sehingga mesin pencari mampu mengenali dan mengidentifikasi data konten menjadi lebih baik.

Setidaknya ada 2 manfaat yang dapat diperoleh, ketika sebuah website dibangun di atas markup yang terstruktur.

  1. Meningkatkan user experience saat berinteraksi dengan website.
  2. Meningkatkan nilai SEO dari aspek identifikasi data konten.

Catatan

  1. Anda bisa mempelajari bagaimana markup yang baik di situs schema.org
  2. Telitilah saat menyusun markup skema. Anda bisa cek validitasnya menggunakan structured Data Markup Helper.

Kesimpulan

Sampai saat ini, Google tidak pernah mempublikasikan rumus algoritmanya secara gamblang, baik kepada para webmaster ataupun praktisi SEO. Tugas kita selaku pengembang media website adalah mempelajari, menganalisa, dan mengeksplor segala kemungkinan, yang dapat meningkatkan skor SEO website di dalam mesin pencari. 5 Tag HTML di atas adalah sebahagian elemen penting, yang dapat mempengaruhi optimasi SEO sebuah konten di dalam mesin pencari.

Demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai 5 tag HTML yang wajib ada dalam konten SEO. Terima kasih atas perhatian dan waktunya. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan serta khazanah pengetahuan kita, khususnya seputar optimasi SEO.