Contoh Daftar Pustaka Lengkap

Contoh Daftar Pustaka Lengkap untuk Berbagai Kebutuhan

Posted on

Mencari contoh daftar pustaka untuk melengkapi karya tulis? Ya, meskipun terkesan sebagai bagian sederhana dan sudah diajarkan cara penulisannya, ada kalanya Anda membutuhkan contoh daftar pustaka. Ini untuk memastikan penulisannya sudah sesuai kebutuhan pengutipan agar dapat memberikan referensi yang akurat bagi pembaca.

Contoh Daftar Pustaka dari berbagai Macam Sumber

Anda mungkin sudah mengetahui bahwa urutan penulisan daftar pustaka sesuai kaidah yaitu Nama pengarang, Tahun terbit, Judul buku, Tempat terbit, Nama penerbit. Untuk bagian nama pengarang, nama belakang disebutkan dahulu diikuti tanda koma kemudian penyebutan nama depan dan nama tengah pengarang. Apabila Anda masih ragu, berikut ini contoh daftar pustaka sebagai referensi:

1. Daftar Pustaka dari Buku

Disesuaikan dengan jumlah penulis, penulisan daftar pustaka bersumber dari buku ini perlu penyesuaian. Contoh:

  • Mahendra, Rendra. 2010. Politik dan Ekonomi. Jakarta, Pustaka Barat.
  • Ramadhan, Reza dan Agus Wijaya. 2017. Metode Pembelajaran dan Trik Menyelesaikan Soal Matematika untuk Pemula. Jakarta: Intermedia.
  • Saputra, Rio, dkk. 2010. Alat-Alat Musik Daerah di Indonesia. Bandung, Media Raya saja.
  • 2010. Panduan Pengajaran Pendidikan Tingkat Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Depdiknas.
  • Ningsih, Ayudiah (Penerjemah). 2010. Dasar-Dasar Akuntansi Keuangan Menengah Edisi 2. Surabaya: Balai Pustaka.
  • Maharani, Riska. 2008. Dasar-Dasar Akuntansi keuangan Menengah Edisi Pertama. Semarang: Media Akuntansi. Lalu, untuk buku kedua adalah ________. 2009. Dasar-Dasar Akuntansi Keuangan Menengah Edisi Kedua. Semarang: Media Akuntansi.

2. Daftar Pustaka dari Sumber Jurnal

Untuk sumber ini, penulisan menyertakan nama jurnal, volume dan halaman jurnal.  Contoh

  • Alwi Putra. 2015. Penerapan pendidikan Karakter dan Pembelajaran Akidah dan Akhlak. Jurnal Pendidikan Dasar Islam. 9(2): 15-17.
  • Nagita Shafira. 2012. Kesalahan yang Sering Dicatat pada Rekonsiliasi Bank. Jurnal Akuntansi. 10(2): 10-15.
  • Awi Anastasia. 2016. Sistem Pemungutan Pajak dan Realisasi Pajak di Daerah Pedesaan. Jurnal Pajak. 11(4): 17-18.

3. Daftar Pustaka dari Makalah

Penulisan daftar pustaka ini tidak mencantumkan penerbit dan kota terbitnya, dan nama penulis disebutkan sebagaimana adanya. Contoh:

  • Rafika Anjelina. 2010. Globalisasi dan Perkembangan Teknologi di Era Modern. Makalah. Ada juga Desi Yunita. 2012. E-Commerce dan E-Bussiness. Makalah.

4. Daftar Pustaka dari Internet

Mencantumkan alamat web disertai tanggal akses ke halaman tersebut. Contoh:

  • Riko, Budi. 2016. Dampak Globalisasi di Indonesia. https://globalisasi.blogspot.com/2016/01/01-dampak-globalisasi-di-Indonesia.html. (1 Januari 2015).

5. Daftar Pustaka dari Skripsi, Tesis dan Disertasi

Pustaka ini mengganti nama penerbit dengan nama universitas yang menaungi karya ilmiah dimaksud, menyebutkan jenis karya yang digunakan (ditulis cetak miring) serta menyebutkan penerbitannya. Contoh

  • Maria, Ana. 2007. Pandangan Umum terhadap Politik di Indonesia. Skripsi. Depok: Universitas Indonesia.
  • Aulia, Putri. 2006. Analisis Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Puskesmas. Skripsi. Jakarta. Politeknik Kesehatan. Ada juga Luthfi, Rio. 2016. Pengaruh Junk Food terhadap Balita. Skripsi. Bandung.

6. Daftar Pustaka dari Koran

Pustaka ini tidak menuliskan judul dengan cetak miring, hanya saja nama koran yang dirujuk dituliskan dengan cetak miring, dan menyebutkan nomor halaman koran

  • Kasuryo, Ihza. 2006. Banjirnya Pengguna Internet. Kompas, hlm 60-61.

7. Daftar Pustaka dari Ensiklopedia atau Kamus

Menuliskan nama kamus disertai nomor halaman, contoh:

  • Putra, Henri. 2000. Ilmu Geografi. Ensiklopedia Sejarah 200: 301-308. Contoh lainnya adalah Anggun, Wita. 2001. Ilmu Coding. Ensiklopedia Komputer 100: 103-108.

8. Daftar Pustaka dari Majalah

Judul tidak ditulis dengan cetak miring, mencantumkan nomor halaman dan tanggal, contoh:

  • Rini, Andini. Buat Masker Sendiri dengan Bahan Utama Stroberi. Jakarta: Majalah Femina. Hlm. 45.
  • 2011. Mode Pakaian yang Cocok untuk Kuliah. Yogyakarta. Majalah Femina (14 Januari 2011).

9. Daftar Pustaka dari Hasil Wawancara

Mencantumkan nama narasumber, nama momen wawancara dan tahun wawancara dilakukan. Contoh:

  • 2016. Interview: Beauty and Behavior:. TVRI. Bandung. 50 mins.
  • Rayahu, Risa. 2017. Kenangan Kemerdekaan. TVRI. Jakarta. 60 mins.
  • Indra, Rudi. 2000. Merek Sepatu Lokal yang Cocok untuk Dibawa ke Kantor. Surabaya: Fashion Cowok.

Kesimpulan

Menggunakan contoh daftar pustaka sebagai referensi tentunya akan lebih memudahkan Anda dalam menuliskannya dengan benar. Dengan begitu, tulisan Anda bisa lebih bermanfaat bagi para pembacanya. Tentu saja karena dapat memberikan informasi sumber kepada pembaca yang membutuhkan.