Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Langkah Membangun Studio Desain Grafis

Langkah Membangun Studio Desain Grafis
Langkah Membangun Studio Desain Grafis

Langkah-Langkah Membangun Studio Desain Grafis

Assalamu’alaikum! Hallo sobat semua balik lagi di seokilat.com. Sebelum kami mohon maaf bila kanal informasi kami tidak bisa update setiap hari. Soalnya kanal informasi ini saat ini masih saya urus secara pribadi, dan belum ada tim yang bisa mengurusnya. Ohiya! Sekedar intermezzo saja, kebiasaan saya update informasi di seokilat sebenarnya terhalang dengan rentetan tugas deadline yang saat ini sedang saya perdalam. Sekarang saya sedang sibuk mempelajari cabang ilmu DKV nih, harapannya kedepan saya bisa membangun sebuah studio desain grafis, dan tentu saja dapat membuka lapangan pekerjaan bagi teman-teman sekitar.

Ohiya gaes! Ngomongin studio desain grafis, mungkin beberapa diantara kita ada yang penasaran gimana sih caranya membuka studio desain grafis. Mengingat bahwa dunia desain grafis memainkan peranan penting dalam hal pemasaran produk. Nah! Untuk membantu menghadirkan solusi atas pertanyaan tersebut, di sini kami akan jelaskan beberapa langkah bagi kamu yang berniat membangun atau membuka studio desain grafis. 

1. SDM dalam Bidang Desain Grafis

Poin pertama yang wajib kita miliki adalah SDM di bidang desain grafis. Yah namanya membangun studio desain grafis, tentu kita membutuhkan bahan baku utama dalam bisnis ini, yaitu seorang graphic designer (Bukan seorang juga sih). Untuk poin ini, sebenarnya bila kita punya seorang yang mampu dan menguasai ilmu desain grafis dengan baik, kita bisa mencetak para desainer grafis lainnya, yang nantinya dapat kita pekerjakan di studio yang akan kita bangun. Ketika membangun studio desain grafis, ingatlah baik-baik bahwa kita harus memiliki desainer grafis yang memiliki attitude yang baik. Skill itu bisa kita usahakan, kita bangun asal individu memiliki semangat. Tapi ketika kita merekrut desain yang tidak memiliki attitude, maka bisnis studio yang kamu bangun sedang dalam posisi terancam.

Ide Bisnis: Usaha Rumahan Modal 50 Ribu

2. Rekrutlah Desainer yang Memiliki Jiwa Seni Baik dan Sesuai Syari

Loh.. Koq ada sesuai syari, maksudnya apa mas? Yah karena saya seorang muslim, gapapa donk saya mengingatkan ini, wabilkhusus bagi teman-teman muslim yang membaca tulisan ini. Jiwa seni yang baik pada seorang desainer itu penting untuk membangun sebuah studio desain grafis. Karena sebuah desain yang minim estetika, umumnya akan sedikit pula memberi kesan indah pada orang yang melihatnya. Inilah alasan, mengapa saya katakan kita perlu merekrut para desainer yang memiliki jiwa seni yang baik, agar setiap karya yang dihasilkan mampu menghadirkan keindahan, namun ingat! Keindahan tersebut jangan sampaik melanggar aturan syari yah teman-teman. Seperti: menggambar makhluk bernyawa secara utuh, menggambar vulgar, dan lain-lain.

3. Tentukan Pasar yang akan disasar

Dalam membangun sebuah bisnis, termasuk di dalamnya membuka studio desain grafis. Sebelum membangun, kita perlu menentukan terlebih dahulu, siapa nih yang akan kita sasar dengan rancangan bisnis kita? Tentukan kira-kira sejauh mana bisnis kita bisa menjangkau audience yang memiliki peluang akan menggunakan jasa atau produk kita. Misalnya, kita hendak menarget pasar dari kalangan pelajar mahasiwa, mungkin desain yang mereka butuhkan sejenis poster edukasi, poster infografis, dan sejenisnya. Namun bila kita menarget pasar dari kalangan pelaku bisnis, perusahaan dan ataupun UMKM, maka produk yang mungkin dapat kita tawarkan adalah ragam desain promosi, seperti: Banner, Flayer, Logo, Spanduk, dan sejenisnya. Menentukan siapa yang akan kita target dalam membuka studio desain grafis adalah poin penting yang wajib kita ingat. 

4. Lakukan Pemasaran yang Baik

Meskipun studio desain grafis sering bergerak atau bagian dari pemasaran itu sendiri, namun studio tersebut juga membutuhkan divisi khusus yang bertanggung jawab dalam memasarkan layanan jasanya. Artinya, agar studio kita dapat bertahan dan memiliki konsumen, kita butuh melakukan yang namanya promosi atau memasarkan layanan jasa kita. Untuk jenis media marketing sendiri, saat ini sudah banyak yang bisa kita manfaatkan. Mulai dari media berbayar, hingga media promosi gratis, seperti media sosial.

5. Hadirkan Pengalaman Terbaik Bagi Pelanggan

Salah satu kesalahan yang sering menjadi penghalang berkembangnya sebuah bisnis adalah pelayanan yang buruk terhadap pelanggan. Ketika kita berhasil mendapatkan klien atau pelanggan yang menggunakan jasa kita, penting untuk diingat bahwa melayani klien sebaik mungkin adalah sebuah etika yang wajib dilaksakan. Hal ini perlu disampaikan berulang kali kepada para karyawan saat briefing, karena tidak jarang kualitas yang bagus dari sebuah produk, dikalahkan oleh pelayanan yang baik dari karyawan perusahaan. Sebagai contoh nyata, banyak dari kalangan klien lebih memilih desainer dengan karya standar, namun memiliki pelayanan baik. Dibanding dengan desainer yang memiliki karya di atas standar, namun pelayanan terhadap pelanggan buruk. 

Kelima poin ini sangat penting untuk diingat bagi kamu yang hendak atau berencana membangun studio desain grafis. Mungkin demikian saja yang dapat kami sampaikan terkait tahapan atau langkah dalam membuka studio desain grafis. Ohiya! Kalau kamu membutuhkan desain grafis, baik itu banner, infografis, spanduk, desain promosi dan lain-lain, kamu bisa hubungi kami di +62-888-787-6008. Terima kasih telah mengikuti tulisan ini hingga akhir, jangan lupa bagikan tulisan ini ke sosial mediamu. Bye !

Ide Bisnis: Tips Agar Bisnis Tetap Eksis di masa Pandemi

Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Pernah Mengajar di : Madrasah Ibtidaiyah Jamilurrahman Assalafy, SDIT Al-Hanif Cilegon, Ma'had An-Ni'mah Mencirim Sumatera Utara, Penulis Ebook SEO Storm Resistant, desainer, dan mentor SEO Fundamental

Posting Komentar untuk "5 Langkah Membangun Studio Desain Grafis"