Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sebutkan Klasifikasi Warna Secara Lengkap!

Sebutkan Klasifikasi Warna Secara Lengkap
Sebutkan Klasifikasi Warna Secara Lengkap!

Hallo semua, apakabar hari ini? Semoga dalam keadaan yang sehat selalu yah. Kemarin kita sudah menjelaskan dengan singkat apa sih yang dimaksud dengan menggambar bentuk, dan apa saja macam macam bentuk dalam seni rupa. Nah! Dalam rangka mencerdaskan anak bangsa dalam bidang multimedia, kita akan melanjutkan pembahasan masih terkait dengan seni multimedia.

Pelajari juga: Elemen desain grafis bag-1

Seperti judul yang sudah teman lihat di atas, kali ini kita akan membahas mengenai  klasifikasi warna secara lengkap dalam multimedia atau seni rupa. Seperti apa kira-kira penjelasannya? Simak di bawah ini yah.

Klasifikasi Warna

Merujuk pada buku multimedia 2 untuk SMA dan SMK, klasifikasi warna secara lengkap terbagi menjadi 5 jenis. Lima klasifikasi tersebut yaitu: primer, sekunder, intermediate, tersier, dan kuarter. Untuk lebih jelasnya, simak pemaparan klasifikasi warna di atas di bawah ini.

1. Warna Primer

Apa itu warna primer? Sederhananya, warna primer adalah warna pokok atau biasa disebut sebagai warna pertama. Warna jenis ini disebut sebagai warna primer karena sifat warnanya yang dapat digunakan untuk membuat warna-warna jenis lain. Penasaran warna apa saja yang tergolong sebagai warna primer? Lihat di bawah ini.

  • Biru - Bila ditinjau secara detail, sebenarnya nama warnanya yaitu cyan. Warnanya biru semu hijau atau biru kehijau-hijauan.
  • Merah - Hakikatnya bukan merah murni, karena bila dilihat secara spesifik, nama warnanya adalah magenta (merah semu ungu) atau merah keungu-unguan.
  • Kuning - tidak ada penjelasan. Kuning yah kuning. Hehe

Dalam dunia percetakan atau desain grafis, ketiga warna pokok ini biasa dikenal dengan sebutan warna CMY atau Cyan, Magenta, Yellow.

Pelajari juga: Tahapan membuat gambar ilustrasi manual dan digital

2. Warna Sekunder

Sesuai namanya “sekunder”, warna jenis ini ada warna kedua. Dinamakan sebagai warna kedua, karena warna jenis ini dihasilkan dari proses pencampuran dua warna primer (pertama). Sudah tahu warna apa saja yang tergolong sebagai warna sekunder? Lihat di bawah ini.

Jingga atau Orange. Warna ini merupakan hasil dari proses pencampuran dua warna, yaitu warna merah dan warna kuning. Dengan takaran tertentu, hasil campuran dari kedua warna ini akan menghasilkan sebuah warna yang kita kenal dengan warna jingga atau orange.

Ungu atau Violet. Warna ini juga merupakan hasil gabungan dari 2 warna pokok. Ketika 2 warna pokok (merah dan biru) digabungkan, maka akan terciptalah sebuah warna baru yang disebut dengan warna ungu atau violet.

Hijau. Sama seperti dua warna di atas, warna hijau yang merupakan jenis warna sekunder adalah warna yang dihasilkan dari proses pencampuran dua warna pokok, yaitu warna biru dan kuning. Dari pencampuran warna biru dan kuning, terciptalah sebuah warna baru, yaitu warna hijau.

3. Warna Intermediate

Apa itu warna intermediate? Sederhanyanya, warna intermediate adalah tipe warna perantara. Warna perantara apaan sih? Warna perantara adalah tipe warna yang berada diantara dua klasifikasi warna, yaitu berada diantara warna primer dan warna sekunder. Masih bingung? Silahkan lihat warna jenis intermediate di bawah ini.

  • Kuning hijau. Ini adalah jenis warna yang berada diantara kedua warna primer kuning dan warna sekunder hijau. Warna jenis ini biasa disebut dengan moon green.
  • Kuning jingga. Warna ini adalah warna yang berada diantara kedua warna primer dan sekunder. Warna primernya adalah kuning, sedangkan warna sekundernya adalah jingga. Warna ini punya nama lain yaitu Deep Yellow.
  • Merah jingga. Warna ini berada diantara kedua warna primer dan tersier. Lebih tepatnya berada diantara warna primer merah dan warna sekunder jingga.
  • Merah ungu. Berada diantara warna merah dan warna ungu.
  • Biru violet. Warna ini berada diantara kedua warna biru dan warna ungu.
  • Biru hijau. Warna ini berada diantara warna primer (biru) dan sekunder (hijau).

4. Warna Tersier

Kalau dalam ilmu ekonomi ada yang namanya kebutuhan tersier. Nah! Dalam multimedia ada yang namanya warna tersier. Apa itu warna tersier? Warna tersier adalah golongan atau klasifikasi warna yang dihasilkan dari pencampuran dua warna sekunder. Seperti apa warna tersier itu? Cek selengkapnya di bawah ini.

  • Coklat merah. Gabungan antara warna jingga dan hijau. Nama lain dari warna ini yaitu: kuning tersier, yellow ochre, olive, dan siena mentah.
  • Coklat kuning. Gabungan antara warna jingga dan ungu. Nama lain dari warna ini, yaitu: siena bakar, red brown, merah tersier, dan burnt siena.
  • Coklat biru. Gabungan dari warna hijau dan ungu. Nama lain dari warna ini yaitu: siena sepia, biru tersier, navy blue, atau zaitun.

5. Warna Kuarter

Apa itu warna kuarter? Warna kuarter adalah tipe warna yang dihasilkan dari proses pencampuran dua warna tersier. Warna ini disebut juga sebagai warna keempat. Apa saja warna jenis kuarter? Lihat di bawah ini.

  • Coklat jingga. Warna ini adalah hasil dari gabungan antara warna kuning tersier dan merah tersier. Warna ini punya beberapa nama lain seperti: Orange kuarter atau brown.
  • Coklat hijau. Warna ini merupakan hasil dari gabungan antara warna biru tersier dan kuning tersier. Warna ini punya beberapa nama lain, seperti : Hijau kuarter, atau moss green.
  • Coklat ungu. Warna ini dihasilkan dari gabungan dua warna tersier, yaitu: merah tersier dan biru tersier. Nama lain dari warna ini yaitu deep purple dan violet kuarter.

Mungkin ini saja pembahasan kita kali ini mengenai klasifikasi warna secara lengkap dalam multimedia atau seni rupa. Terima kasih karena sudah menyimak tulisan ini hingga akhir, semoga apa yang kami sampaikan menjadi ilmu yang berkah dan dimanfaat dijalan yang baik pula. Sampai jumpa di pembahasan kami lainnya, masih di seokilat.com, Bye! 

Pelajari juga: Apa yang dimaksud dengan Menggambar Bentuk?

Akhbar Sanusi Owner and CEO of seokilat.com. A man energetic, full of passion, and easily touched by sad things.