Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Struktur Website dan Cara Optimasi Lengkapnya

Layaknya sebuah bangunan, situs ataupun website yang baik tentu harus memiliki struktur yang baik pula. Semakin baik struktur dari sebuah website, maka akan semakin baik pula dampaknya terhadap SERP. 

Struktur website
Ilustrasi struktur website

Muncul pertanyaan, apa itu struktur website? Bagaimana cara membangunnya? Dan seperti apa korelasinya dengan SEO? Untuk memahami itu semua dan mengimplementasikannya ke website Anda, coba simak dan pelajari apa yang akan kami sampaikan di bawah ini.

Apa itu Struktur Website?

Struktur website atau situs adalah pengelompokan informasi terkait antar halaman di dalam sebuah website. Sebagai contoh atau perumpamaan, jika kita melihat sebuah bab di dalam buku, maka kita akan dapati beberapa sub-tema terkait dengan judul atau topik utama. Keterkaitan antar sub-tema dengan topik utama inilah yang kita sebut dengan struktur.

Teknik Optimasi Struktur Website

Berhubung materi asli pada poin ini sedikit rumit, disini kami akan menyederhanakan penjelasan, sehingga dapat diserap dengan baik, bahkan bagi mereka yang baru memulai mengenal SEO. Berikut cara selengkapnya untuk mengoptimalkan struktur website dengan baik.

1. Tentukan salah satu keyword yang akan kita jadikan sebagai informasi utama dari website kita. (Jika website masih baru, silakan cari keyword yang ingin ditarget). Misal, di dalam website kita terdapat sebuah halaman dengan volume pencarian tertinggi pada keyword "aplikasi android". Kemudian, kumpulkan kata kunci terkait dari keyword "Aplikasi android" Seperti: aplikasi android edit video, aplikasi android penghasil uang, aplikasi android paling berguna, aplikasi android edit audio, dan aplikasi android wajib

2. Setelah menentukan fokus keyword dan keyword terkait, buatlah artikel sesuai dengan keyword terkait yang telah Anda kumpulkan. Jika Anda sudah mempunyai artikel utama dengan keyword "aplikasi android" dan memiliki volume yang tinggi, berarti yang harus Anda lakukan berikutnya adalah membuat 5 artikel terkait, seperti keyword yang kita sebutkan di atas.

3. Keberadaan 5 artikel terkait "aplikasi android" yang kita buat, berfungsi sebagai penopang atau pilar utama atas konten website kita. Dalam hal ini konten "aplikasi android".

4. Setelah artikel terkait "aplikasi android" berhasil dipublish, berarti saat ini kita memiliki 1 artikel utama dengan fokus keyword "aplikasi android" dan 5 artikel terkait "aplikasi android" yang berfungi sebagai pendukung. Gabungan antara 1 artikel utama dan 5 artikel pendukung inilah yang kita sebut sebagai (salah satu) struktur website. 

5. Langkah berikutnya adalah menautkan link antar artikel. Gunakan anchor text untuk mengisi tautan artikel terkait (aplikasi android) pada halaman artikel utama. Sebaliknya, gunakan juga anchor text untuk mengisi tautan artikel utama, pada 5 halaman artikel terkait (aplikasi android). Hubungkan setiap halaman konten (aplikasi android) dengan sempurna, hingga tercipta struktur website yang kokoh. 

Catatan : Gunakan variasi anchor text agar terlihat lebih natural di mata mesin pencari. Misal: 50% anchor text kita arahkan untuk membidik fokus keyword. Selebihnya, anchor text bisa membidik keyword yang masih relevan dengan keyword utama. 

Hubungan Struktur Website dengan Optimasi SEO

Membangun struktur situs akan meningkatkan relevansi subjek, sekaligus membangun fondasi keyword utama. Jenis optimasi ini mengadopsi gaya Wikipedia dalam mengoptimalkan internal linking. Dikutip dari bruceclay.com, optimasi dengan membangun struktur website yang baik, akan meningkatkan kepercayaan Google terhadap situs. Inilah salah satu bagian yang dikenal dengan istilah EAT (Expertise, Authority and Trust).

Catatan Terkait Membangun Struktur Situs 

  • Gunakan anchor text yang bervariasi saat menautkan link konten utama dan konten terkait.
  • Jangan membuat konten yang tipis (meski hanya konten terkait)
  • Gunakan minimal 5 konten pendukung untuk menopang konten utama
  • Hindari stuffing keyword
  • Perhatikan keyword density
  • Jangan tambahkan rel nofollow saat menyisipkan tautan
Mungkin demikian saja pembahasan kita seputar mengenal struktur website dan cara optimasinya. Anda juga bisa menambah informasi dan wawasan mengenai broken link di situs SEO Kilat. Seperti biasa, bila Anda merasa apa yang telah kami sampaikan ini bermanfaat, beri kami dukungan dengan membagikan artikel seputar struktur website ini ke sosial media. 

Terima kasih atas kunjungan dan keluarganya waktunya, sampai jumpa dan sukseslah di atas jalan yang diridhoi Allah. Assalamu'alaikum. 
Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Pendiri SEO Kilat, penulis e-book SEO Storm Resistant, desainer, dan kontributor konten SEO.