Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Copywriting dan Jenis-jenis Media Copywriting

Pengertian Copywriting
Pengertian Copywriting

Pengertian Copywriting

Copywriting adalah kegiatan menulis teks pemasaran atau iklan. Tujuannya membujuk target konsumen untuk melakukan tindakan sesuai dengan goals yang ingin dicapai dari iklan atau campaign tersebut.


Struktur Copywriting

Struktur pada copywriting terdiri menjadi beberapa bagian, yaitu: headline, subheading, body copy, call to action, dan tagline/slogan. Berikut penjelasannya. 

Headline

Yaitu judul, yang berfungsi sebagai penarik perhatian pertama dalam copy.

Subheading 

Subheading ini bersifat opsional, fungsinya sebagai jembatan antara headline dan body copy, sekaligus untuk menerangkan headline.

Body Copy

Body Copy berisi informasi lanjutan tentang value proposition produk.

Call to Action

Yaitu kalimat ajakan agar target konsumen mau melakukan tindakan.

Tagline/slogan

Tagline adalah kata-kata unik dan catchy yang diasosiasikan terhadap sebuah brand atau produk. Tagline merepresentasikan brand, sedangkan slogan untuk merepresentasikan produk atau campaign.


Mengapa copywriting begitu powerful dalam dunia pemasaran? Karena copywriting melakukan 3 hal ke target konsumen, yaitu:

  • Engage atau menarik perhatian.
  • Persuade atau meyakinkan.
  • Influence atau memengaruhi.

Jenis-jenis Media Copywriting

Secara umum, media copywriting terbagi menjadi dua jenis, yaitu media cetak atau konvensional, dan media digital. Berikut penjelasannya. 

Media Cetak

Seperti : majalah, koran, pamflet, brosur, booklet, dan katalog. Jenisnya:

1. Iklan Display

Dikenal juga dengan istilah display ad atau banner,yaitu iklan yang di dalamnya sudah mencakup copy dan desan visual atau gambar. Panjang-pendeknya copy bergantung pada ukuran iklan display. Mengadopsi prinsip KISS atau Keep It Short and Simple atau tidak bertele- tele.

2. Advertorial

Yaitu berupa teks promosi yang dikemas dalam bentuk artikel, layaknya produk jurnalistik. Copy advertorial cenderung lebih panjang. Bersifat soft selling dibanding iklan display yang hard selling.

3. Media Penyiaran/broadcasting

Seperti radio dan televisi. Media ini cenderung mengedepankan aspek storytelling yang kuat untuk menarik perhatian target konsumen, khususnya lewat sisi emosional.

4. Media Luar Ruang/Out of Home

Seperti : billboard, poster, banner transportasi. Medita ini bersifat selintas. Copy lebih ringkas (5-6 kata). Lebih meninjolkan headline atau visual yang catchy dan menraik perhatian daripada detail atau value proposition produk.


Media Digital

Misalnya: website, media sosial, video digital, email marketing, mobile apps.

1. Banner Pada Website

Karakteristik banner serupa dengan iklan display media cetak. Kadang copywriter juga bertugas menulis detail promosi yang muncul ketika banner di-klik.

2. Advertorial/webtorial/web copy

Jumlah kata pada web copy 50% lebih ringkas dibanding advertorial media cetak. Mengaplikasikan SEO untuk meningkatkan traffic kujungan website.

3. Media Sosial

Copy pada media sosial harus memiliki desain display ad yang eye-catchy. Jumlah kata ideal dalam display ad pada sosial media biasanya 25 karakter untuk headline, dan 90 karakter untuk body copy.

4. Video Digital

Copy pada sebuah video digital karakteristiknya mirip dengan iklan di media penyiaran, hanya berbeda pada media publikasi yang digunakan.

5. Email Marketing

Ingat, copy pada sebuah e-mail marketing haruslah ringkas dan tidak bertele-tele. Jumlah kata ideal untuk subject email sekitar 41 karakter atau 7 kata. Untuk body email idealnya maksimum 200 kata.

6. Mobile Apps (Push Notification)

Untuk membuat copy pada sebuah mobile apps, yang perlu kamu perhatikan yaitu copy kamu harus singkat, padat, dan jelas karena space yang tersedia terbatas. Panjang body copy sekitar 10-15 kata. Panjang headline sekitar 5-6 kata. 

Setiap media memiliki tentu memiliki karakteristiknya masing-masing yang juga akan menentukan tipe copy apa yang harusdigunakan, boleh jadi copy berbasis gambar (display ads), atau copy berbasis tulisan (advertorial/web copy, email marketing, atau push notification). Demikian materi singkat seputar copywriting ini, semoga bermanfaat.