Jenis Tanah yang Paling Bagus untuk Pertumbuhan Tanaman Adalah

Jenis Tanah yang Paling Bagus untuk Pertumbuhan Tanaman Adalah tanah yang paling bagus untuk pertumbuhan tanaman, tentu tidak mungkin kita memasukan b

Jenis Tanah yang Paling Bagus untuk Pertumbuhan Tanaman Adalah
Jenis Tanah yang Paling Bagus untuk Pertumbuhan Tanaman Adalah

Jenis Jenis Tanah yang Bagus Untuk Pertumbuhan Tanaman

palingbagus.net - Kalau ngomongin soal tanah, pasti kita tidak bisa lepas dari yang namanya pertumbuhan tanaman. Karena kita tahu bahwa salah satu fungsi utama dari tanah yaitu sebagai media tanaman untuk bertumbuhkembang. Namun, yang sering menjadi permasalahan adalah tidak semua jenis tanah bagus atau dapat digunakan untuk memelihara tanaman. Ada beberapa jenis tanah yang sangat buruk bagi tumbuhan, namun ada beberapa jenis tanah yang paling bagus untuk pertumbuhan tanaman. Berikut ini kami akan paparkan beberapa jenis tanah paling bagus untuk pertumbuhan tanaman kesayangan Anda. 

1. Tanah Humus

Tanah humus merupakan salah satu bagian dari jenis tanah orgonosol. Apa itu tanah orgonosol? Tanah orgonosol adalah jenis tanah yang terbentu dari pelapukan atau pembusukan bahan-bahan organik. Ditinjau dari aspek kesuburannya, jenis tanah humus adalah tipe tanah yang paling bagus dan subur diantara jenis jenis tanah orgonosol yang lainnya. Secara fisik jenis tanah ini dapat kita kenali dari warnanya yang gelap dan kehitaman. Yang mana hal itu menunjukkan bahwa ia memiliki kandungan unsur hara yang tinggi. Dalam dunia pertanian, umumnya tanah jenis ini banyak digunakan sebagai media tanam pada tumbuhan atau tanaman padi.

Menariknya, jenis tanah ini lebih banyak atau mudah ditemukan di pulau Sumatera, pulau Sulawesi, Kalimantan dan sebagian pulau Jawa. Oleh sebab itu tidak perlu heran, bila kita dapati pulau-pulau tersebut dikenal memiliki hasil pertanian yang bagus dan melimpah.

2. Tanah Gambut

Walaupun tanah gambut juga berasal dari induk yang sama dengan jenis tanah humus yaitu tanah orgonosol. Akan tetapi, meski berasal dari induk yang sana, kedua tanah ini memiliki sifat yang amat berbeda. Kita bisa lihat dari kandungan zat organik yang ada di dalam tanah. Tanah gambut juga merupakan jenis tanah yang memiliki banyak zat organik. Akan tetapi, tanah ini memiliki sifat yang asam. Dan Kita tahu bahwa jika terjadi hujan yang bersifat asam, hal tersebut akan berdampak buruk bagi bumi, termasuk di dalamnya yaitu dampak buruk bagi tanaman. Oleh sebab itu, meski tanah gambut ini cukup bagus, dalam beberapa aspek pertimbangan, tanah humus masih tetap yang paling bagus untuk pertumbuhan tanaman.

Meskipun tanah yang mengandung asam tidak mudah untuk ditanami dengan beragam bibit tumbuhan, namun sampai saat ini, jenis tanah gambut cukup baik digunakan untuk menanam pohon kelapa sawit. Seperti halnya budidaya di daerah Kalimantan dan Sumatera.

3. Tanah Latosol

Jenis tanah yang paling bagus untuk tanaman berikutnya adalah tanah latosol. Tanah jenis ini terbentuk dari aktivitas pelapukan batuan sedimen dan metamorf. Berdasarkan riset ilmiah, biasanya kandungan unsur hara di dalam tanah ini tergolong rendah sampai sedang. Menariknya dari tanah latosol, ia mampu menahan terjadinya erosi, dikarenakan struktur tanahnya mampu menyerap air dengan sangat baik.

Berdasarkan data, nilai kandungan zat organik yang terdapat di dalam tanah latosol berkisar antara 3-9%. Namun pada umumnya, besaran nilainya sekitar 5% saja. Warna tanah ini ungu kecokelatan dengan nilai Ph 4.5-6.5. Karena warna tanah ini cukup unik, mungkin tidak terlalu sulit untuk mencarinya. Ada pertanyaan? Mengapa dengan nilai Ph tanah yang cukup tinggi tersebut, tanah ini dikatakan sebagai tanah yang subur?

Tanah yang memiliki nama lain inceptisol ini memang memiliki kandungan Ph yang tinggi dan kurang baik. Akan tetapi, dibalik sisi kekurangan tersebut, justru terdapat beberapa tanaman yang justru cocok dengan tipe tanah tersebut. Sebut saja tanaman persawahan, seperti padi, beberapa sayuran dan buah-buahan.

4. Tanah Alluvial

Kalau tanah orgonosol berasal dari pelapukan zat organik, tanah alluvial ini terbentuk dari endapan material halus, yang biasanya dibawa oleh aliran air sungai. Oleh sebab itu, tanah jenis ini dapat kita temui dengan mudah, di sekitar wilayah hilir sungai. Tanah alluvial merupakan salah satu jenis tanah paling bagus untuk pertumbuhan tanaman. Mengapa? Karena nilai Ph atau zat asam pada tanah ini cenderung rendah. Selain itu, tanah alluvial memiliki struktur yang baik (gembur) dan mudah untuk digarap oleh para petani.

Secara umum, tidak ada nilai khusus kandungan unsur tanah alluvial yang menjadi ciri khasnya. Karena pada dasarnya tanah ini sangat dipengaruhi oleh perubahan iklim di wilayahnya. Oleh sebab itu, perbedaan wilayah dapat memungkinkan adanya perbedaan kandungan unsur yang dikandung oleh tanah jenis alluvial. Untuk jenis tanaman, tanah alluvial cocok untuk ditanami padi, tumbuhan palawija dan jenis jenis rumput yang memang sengaja dibudidayakan, misal: rumput gajah untuk pakan ternak. Tanah jenis ini dapat kita temui di beberapa daerah, seperti: Sumatera, Jawa dan Papua.

Karena kita berbicara jenis tanah yang paling bagus untuk pertumbuhan tanaman, tentu tidak mungkin kita memasukan banyak daftar. Karena yang paling baik memang selalu sedikit jumlahnya. Mungkin demikian saja yang dapat kami susun terkait tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Dan kita dapati setidaknya ada 4 jenis tanah terbaik, yaitu tanah humus, tanah gambut, tanah latosol, dan jenis tanah alluvial. Sekian saja yang dapat kami sampaikan, lebih dan kurangnya mohon maaf. Sampaikan kritik dan saranmu melalui kontak kami. Bye!