Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Flat Design: Pengertian, Contoh, Pelopor dan Situs Penyedian Flat Design

Apa itu Flat Design?
Flat Design

Flat Design - Berbicara mengenai dunia desain saat ini, tentu kita akan dapati bahwa telah terjadi perkembangan yang sangat signifikan, mengingat hal ini juga disupport oleh perkembangan teknologi informasi yang seakan tidak habis habisnya. 

Hal ini juga dapat kita lihat dengan bermunculannya sekolah-sekolah desain, yang fokus membimbing para peserta didik untuk dapat menguasai beragam alat multimedia

Nah, Ngomong-ngomong desain, dalam beberapa kurun waktu belakangan ini, kita sering menemukan frasa "flat design", hampir di seluruh media internet. Baik itu situs penyedia Image, website nonton spesifik, media sosial, atau media lainnya. 

Kemunculan frasa atau istilah flat design ini sedikit mengusik rasa penasaran orang-orang awam. Banyak yang bertanya-tanya apa sih yang dimaksud flat design? Apakah ini sama dengan design pada umumnya? Mengapa flat design menjadi populer? 

Oke! Untuk menjawab rasa penasaran tersebut, disini kami akan menjelaskan apa itu flat design? Contoh flat design, serta siapa yang mempelopori flat design hingga menjadi populer seperti saat ini. Baik! Berikut penjelasan selengkapnya. 

Apa itu Flat Design?

Sederhananya, flat design adalah sebuah style atau gaya dalam memvisualisasikan suatu karya desain, dengan menggunakan elemen 2 dimensi yang sederhana, dengan paduan warna-warni yang bersifat cerah atau dengan tambahan efek gradasi warna. Flat design biasanya cukup sering dikontraskan dengan gaya skeuomorphic dalam upaya penciptaan suatu karya desain. 

Pelajari juga: Pihak-pihak yang terlibat dalam proses produksi

Contoh Flat Design

Berbicara mengenai contoh flat design, tentu sudah ada banyak sekali situs penyedia image yang menghadirkan stok flat design dan dapat dinikmati secara gratis. Untuk melihat langsung sekarang juga, bagaimana sih contoh flat design? Kamu bisa lihat gambar di bawah ini. 

Contoh flat design
Contoh flat design

Contoh flat design
Contoh flat design

Gambar di atas adalah beberapa contoh karya flat design yang kami buat dengan menggunakan software manipulation image Inkscape. 

Ohiya, gambar di atas adalah contoh image dari file asli kami dengan resolusi 4000 pixels. Kamu bisa sedot image tersebut di sini 

👉 Icon Crown PNG Transparan

👉 Icon Sword PNG Transparan

Siapa Pelopor Flat Design? 

Mungkin ada yang bertanya-tanya siapa sih yang mempelopori kemunculan flat design, hingga menjadi populer seperti saat ini? 

Bila kita meninjau dari beragam sumber literasi, kemunculan flat design disebut-sebut bermula dari The Swiss Style. Dimana style ini konon dimulai dari negara Belanda, Rusia, serta Jerman ketika tahun 1920-an. Ini adalah awal mula kemunculan gaya dari flat design. 

Seiring berjalannya waktu, gaung mengenai flat design seakan hilang dari peradaban dan kembali populer ketika Windows Update ke versi 8 di tahun 2012. Kala itu tampilan UI (User Interface) dari Windows 8 yang mengusung gaya flat design seakan memberi suasana baru yang fresh, bersih, dan simpel. Dari momentum inilah, flat design kembali populer hingga saat ini dan diminati oleh banyak orang karena tampilan yang simpel, rapi, dan ramah terhadap pengguna. 

Mengenal Flat Design

Bila kita melihat sejarah perjalanan flat design, awalnya gaya desain ini dikembangkan untuk penggunaan visualisasi yang responsif pada website. Dengan flat design, user interface menjadi lebih sederhana, rapi, responsif, dan dapat meningkatkan kecepatan loading website meskipun menggunakan elemen yang terbilang cukup banyak. 

Kesederhanaan dari flat design dapat kita saksikan dengan tidak adanya efek shadow, sehingga desain akan terlihat lebih bersih, rapi, dan mulus. 

Terlepas dari perbedaan selera para useruser dan kelebihan yang dimiliki oleh flat design, style desain ini juga memiliki beberapa kekurangan, seperti: tidak memiliki efek 3D yang memberi kesan nyata. Semisal, dikarenakan tidak memiliki efek 3D, ketika penggunaan flat design sebagai (misal) tombol, maka tidak akan ada muncul perbedaan yang menonjol antara halaman web dengan tombol yang menggunakan flat design. Karena tidak adanya perbedaan yang benar-benar mencolok antara visual basic desain website dengan tombol flat design, maka tombol tersebut pun tidak memiliki efek atau kesan dapat di klik. Karena terkesan datar dan menyatu dengan halaman web. 

Daftar Situs Penyedia Flat Design Gratis

Di zaman informasi saat ini, hampir seluruh informasi umum dapat kita peroleh secara gratis, selama kita memiliki perangkat yang mendukung dan jaringan internet tentunya. Termasuk di dalamnya untuk mendapatkan beragam karya flat design secara gratis. 

Nah! Disini seokilat.com ingin memberikan beberapa situs referensi yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan karya flat design secara gratis (dengan catatan tentunya). Apa saja situs-situs tersebut? Berikut selengkapnya. 

1 Flaticon (Flaticon.com) 

2 Freepik (Freepik.com) 

3. Free Vector (Freevector.com) 

4. Free Vector Maps (Freevectormpas.com) 

5. Vecteezy (Vecteezy.com) 

6. 123 Free Vectors (123freevectors.com) 

7. Pixabay (Pixabay.com)

Nah, dari ketujuh situs di atas, kamu bisa pilih kira-kira mana yang paling cocok buat kamu. Ohiya, rata-rata karya flat design di dalam situs tersebut tersedia versi free dan premium. Biasanya, desain yang kita gunakan dari situs tersebut membutuhkan atribusi jika ingin digunakan secara gratis. 

Oke deh, sepertinya itu saja yang bisa kami bagikan kali ini mengenai pengertian apa itu flat design, contoh flat design, pelopor flat design dan sekilas penjelasan tentang flat design. Terima kasih atas perhatian para pembaca dan sudah menyimak tulisan kami hingga akhir. Sampai jumpa di informasi atau pembahasan bermanfaat kami lainnya.

Pelajari juga: Tahap-tahap Pra produksi 

Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Owner and CEO of seokilat.com. A man energetic, full of passion, and easily touched by sad things.