Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mesin Pencari : Pengertian, Contoh, dan Cara Kerjanya

Setelah kemarin kita membahas tentang jenis jenis backlink, kali ini kami ingin sedikit menjelaskan mengenai pengertian mesin pencari, contoh-contohnya, sekaligus cara kerja mesin pencari tersebut. 

Mesin pencari
Mesin pencari - Pengertian, contoh dan cara kerjannya

Pengertian Mesin Pencari

Istilah mesin pencari biasa digunakan untuk menjelaskan tentang mesin telusur web, guna mencari data atau informasi yang tersimpan di dalam layanan World Wide web, File Transfer Protocol, publikasi milis, maupun news group di dalam sebuah, atau sejumlah komputer peladen dalam suatu jaringan. 
Mayoritas mesin pencari yang berjalan saat ini, merupakan perusahaan swasta yang menerapkan algoritma khusus, beserta sistem basis data tertutup. 

Cara Kerja Mesin Pencari

Untuk menguasai SEO dengan baik, salah satu hal paling basic yang wajib dikuasai adalah memahami bagaimana cara kerja search engine. Memahami cara kerja search engine dengan baik akan membantu kita dalam mengambil tindakan yang tepat, untuk mendongkrak website yang kita kelola masuk ke halaman pertama lebih cepat. Berikut di bawah ini adalah 5 tahapan cara kerja mesin pencari yang wajib diketahui seorang webmaster.

1. Crawling

Sesuai namanya crawling (perayapan). Di dalam tahap ini Google crawler, atau Google spider atau robot Google, akan melakukan perayapan melalui link yang telah disubmit pada Google search console. Crawling adalah tahap awal sebelum URL kita masuk ke tahap pengindeksan. Ketika sebuah URL halaman berhasil dirayapi, maka seluruh link yang terkait dengan halaman tersebut juga akan ikut terpindai oleh Googlebot (robot Google).

2. Indexing

Indexing adalah tahap lanjutan setelah crawling yang merupakan salah satu bagian penting di dalam optimasi SEO. Indexing bekerja dengan membaca seluruh data yang terdapat di dalam sebuah URL, kemudian memproses, serta menyimpannya ke dalam database mesin pencari. Di dalam proses indexing data yang terkumpul akan diolah, sehingga menghasilkan kecocokan terhadap keyword yang terdapat di dalam mesin pencari.  

3. Processing

Ketika user atau pengguna mengetikkan sebuah keyword, misal “umpan ikan” di dalam mesin pencari, search engine pun akan merespon request tersebut dengan melakukan perbandingan kata kunci, terhadap halaman web yang telah terindeks. Tujuannya adalah mencocokkan, halaman mana saja dari database search engine yang memiliki data terkait dengan keyword “umpan ikan” tersebut.  

4. Calculating Relevancy

Secara bahasa, calculating relevancy adalah menghitung relevansi. Di dalam tahap ini, algoritma search engine akan melakukan penghitungan data yang terdapat di dalam sebuah halaman web. Mulai dari jumlah kata, focus keyword, URL terkait, dan lainnya. Dari proses calculating relevancy ini, algoritma mesin pencari akan menghasilkan sebuah tahap akhir yang disebut dengan retrieving results.

5. Retrieving Results

Retrieving results adalah tahap akhir dari serangkaian proses mesin pencari, untuk menampilkan data web paling solutif, serta relevan dengan keyword yang diketik oleh user pada mesin pencari. Halaman web yang memiliki tingkat relevansi terbaik, serta memenuhi indikator-indikator SEO, umumnya akan masuk ke halaman pertama mesin pencari dan paling banyak mendapatkan trafik organik.
Itulah kelima tahapan cara kerja mesin pencari yang wajib diketahui seorang webmaster sebagai langkah awal dalam mempelajari SEO lebih lanjut. 


Contoh-Contoh Mesin Pencari

Berikut di bawah ini adalah nama-nama mesin pencari, mulai dari yang terpopuler hingga yang biasa-biasa saja. 
  • Google
  • Bing
  • Search Encrypt
  • Qwant
  • Yahoo! Search
  • DuckDuckGo
  • Wolfram Alpha
  • Yandex
  • StartPage
  • Dogpile
  • Ask.com
  • Gibiru
  • Internet Archive
  • Swisscows
  • Wiki.com
  • CC Search
  • Baidu
  • Slideshare
  • Twitter
  • Ecosia
  • Boardreader
Mungkin itu saja artikel kita kali ini seputar mesin pencari, mulai dari pengertian, contoh, serta cara kerjanya. Jika Anda merasa apa yang telah kami sampaikan bermanfaat, bantu kami dengan membagikan artikel ini ke sosial media. Terima kasih atas perhatian dan waktunya, sampai jumpa!  
Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Pendiri SEO Kilat, penulis e-book SEO Storm Resistant, desainer, dan kontributor konten SEO.