Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Faktor Peringkat dalam Pedoman Bing Webmaster

Masih hangat tentang kabar Google melakukan update dokumen terkait kinerja mesin pencari, kali ini Bing melakukan publikasi pedoman webmaster, terkait faktor yang dapat menentukan peringkat konten di dalam mesin pencari Bing.

pedoman bing webmaster
Faktor Peringkat dalam Pedoman Bing Webmaster

Faktor Peringkat dalam Pedoman Bing Webmaster

Berikut di bawah ini adalah 6 faktor penentu peringkat yang baru saja dipublikasikan secara langsung oleh Bing, melalui pedoman Bing webmaster. 

1. Relevansi

Faktor penentu peringkat pertama dalam daftar ini adalah relevansi. Algoritma Bing akan melakukan kalkulasi terhadap konten, dan menilai tingkat relevansinya dengan search intent pengguna. Semakin tinggi nilai relevansi konten dengan search intent, maka akan semakin besar pula peluang sebuah konten untuk menduduki page one Bing.

2. Kualitas dan Kredibilitas

Selain relevansi, salah satu faktor terkuat yang dapat menentukan page one di Bing adalah kualitas dan kredibilitas sebuah konten. Bing akan mengukur seluruh aspek situs, mulai dari halaman, otoritas situs, reputasi penulis, serta tingkat wacana yang disampaikan. Semakin tinggi kualitas dan kredibilitas sebuah halaman, maka akan semakin besar pula peluang sebuah konten untuk merangking di mesin pencari Bing.

3. Up to Date

Tak hanya kredibilitas dan relevansi, ternyata di dalam pedoman Bing webmaster disebutkan, situs yang secara kontiniu melakukan update informasi a.k.a konten, cenderung lebih diprioritaskan untuk tampil di halaman pertama Bing. 

4. Keterlibatan Pengguna

Semakin tinggi keterlibatan pengguna terhadap sebuah halaman/situs, maka akan semakin besar pula peluang sebuah situs untuk menempati page one di Bing. Adapun yang menjadi indikator keterlibatan pengguna terhadap situs, yaitu:
  • Persentase CTR : Semakin tinggi CTR, maka nilai keterlibatan pengguna akan semakin baik di mata search engine Bing
  • Durasi saat berada di halaman situs. Semakin panjang waktu yang dihabiskan di dalam sebuah halaman, maka akan semakin baik nilai keterlibatan pengguna terhadap situs. Perhitungan ini juga tidak lepas dari yang namanya bounce rate.
  • Setelan Keyword. Algoritma akan menilai visibilitas situs saat pengetikkan keyword pada mesin pencari. Apakah pengguna langsung masuk ke dalam situs tersebut, atau melakukan penyesuaian keyword ulang.

5. Kecepatan Loading Page

Tidak jauh berbeda dengan algoritma Google, mesin pencari Bing ternyata juga lebih memprioritaskan halaman web yang ringan, ketimbang halaman web yang berat (lambat). Tentu saja kebijakan ini diterapkan, untuk menjaga kenyamanan pengguna saat berselancar menggunakan mesin pencari Bing.

6. Lokasi

Selain kecepatan loading page, mesin pencari Bing rupanya juga mempertimbangkan lokasi pengguna, dengan lokasi hosting di mana halaman web berada. Adapun yang dimaksud dengan lokasi disini bukan hanya meliputi negara atau kota, namun juga bahasa resmi yang berlaku di wilayah tersebut. Dalam hal ini, mesin pencari Bing akan menampilkan hasil pencarian yang paling sesuai dengan lokasi si pengguna. 


Bentuk-Bentuk Pelanggaran Dalam Pedoman Bing Webmaster

Bila kita membandingkan pedoman Bing Webmaster versi lawas dengan saat ini, tentu kita akan mendapati banyak perubahan di dalamnya. Khususnya dalam hal pelanggaran atau hal-hal yang harus kita hindari. Untuk mengetahui apa saja yang ditambahkan oleh Bing terkait pelanggaran pedoman, Anda bisa cek selengkapnya di bawah ini.

1. Konten Salinan

Tidak jauh berbeda dengan pedoman webmaster Google, konten salinan a.k.a COPAS adalah salah satu bentuk pelanggaran pedoman Bing Webmaster. Alasannya cukup sederhana, konten salinan adalah bentuk pelanggaran hak cipta kekayaan intelektual.

2. Konten AGC / Auto Generate Content / Spinner dan sejenisnya

Konten otomatis atau yang biasa dikenal dengan AGC adalah salah satu bentuk pelanggaran di dalam pedoman Bing Webmaster. Bagi Anda yang belum tahu apa itu konten AGC, konten jenis ini adalah contoh artikel yang dihasilkan melalui tools. Biasanya konten yang dihasilkan melalui proses AGC, dapat dilihat dari susunan bahasanya yang tidak manusiawi (susah difahami).

3. Situs Afiliasi Tanpa Nilai

Segala bentuk situs afiliasi yang tidak menambah nilai, masuk dalam pelanggaran pedoman Bing Webmaster.

4. Tindak Kejahatan

Seluruh jenis konten kejahatan, tindak kriminal, tutorial h*cking, pembobolan WiFi, dan konten-konten sejenisnya, adalah bentuk pelanggaran terhadap aturan atau pedoman Bing Webmaster.


Beberapa Aturan Terkait Penggunaan Gambar

Selain 4 poin di atas, pedoman Bing Webmaster juga menambahkan beberapa informasi serta aturan terkait penggunaan gambar di dalam konten. Informasi dan aturan tersebut adalah

1. Gunakanlah gambar atau video yang original, unik dan relevan dengan konten yang Anda hadirkan.

2. Mesin pencari Bing mampu mengekstraksi seluruh informasi pada gambar, seperti: teks, data terstruktur, judul, serta transkrip.

3. Hindari menanam informasi penting di dalam gambar 

4. Gunakanlah judul gambar yang deskriptif.

5. Gunakanlah gambar yang berkualitas saat melengkapi konten.

6. Optimalkan* gambar untuk meningkatkan page speed.
*Kompres file gambar

Penutup

Mungkin itu saja informasi kali ini terkait faktor peringkat dalam pedoman Bing webmaster, serta beberapa bentuk pelanggaran terbaru di dalamnya. 
Kami menyadari, informasi yang kami sampaikan mungkin belum sempurna. Bila Anda memiliki informasi tambahan terkait konten ini, Anda bisa memberitahu kami melalui kontak email yang tersedia.

Terima kasih atas perhatian dan waktunya, semoga informasi ringan ini dapat bermanfaat bagi siapapun yang membacanya. Bila Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung kami dengan membagikannya ke sosial media. Setiap dukungan yang Anda berikan, akan memacu kami untuk menghadirkan konten lebih baik lagi. Sekali lagi terima kasih, dan salam.
Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Pendiri SEO Kilat, penulis e-book SEO Storm Resistant, desainer, dan kontributor konten SEO.