Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Memilih Domain yang SEO Sesuai Standar Mesin Pencari

Tahukah Anda, bahwa nama domain yang kita pilih ternyata mampu mempengaruhi kinerja SEO di dalam mesin pencari. Oleh sebab itu, memilih nama domain tidak bisa dilakukan secara sembarang, tanpa mempertimbangkan aspek kinerjanya di dalam mesin pencari.

Cara memilih domain
Cara memilih domain yang SEO

Penting untuk diketahui, saat Anda memilih sebuah domain, pastikan bahwa domain tersebut memiliki kinerja yang baik di dalam mesin pencari.

Hal ini (memilih nama domain) sebenarnya tidak jauh berbeda dengan menentukan nama pada sebuah perusahaan. Kita dituntut memiliki kreativitas tinggi, namun tanpa mengesampingkan kinerja dari nama perusahaan tersebut. Begitu juga dengan nama domain.

Sebelum menetapkannya secara resmi, ada banyak aspek yang perlu kita tinjau dan pertimbangkan, khususnya yaitu visibilitas nama domain di dalam mesin pencari. Nah! Pada kesempatan yang singkat ini kami ingin berbagi tips/informasi, apa saja sih faktor-faktor yang perlu kita pertimbangkan saat hendak memilih nama domain?

Bagaimana Cara Memilih Domain yang SEO Friendly

Berikut di bawah ini adalah poin poin yang perlu kita perhatikan sebelum menetapkan atau memilih nama sebuah domain.

1. Pilih Nama Domain yang Singkat

Sama halnya dengan sebuah brand, nama domain yang singkat memiliki banyak keunggulan dalam hal distribusi nama ke dalam banyak jenis media online maupun offline, seperti: kaos, alat tulis, cangkir, email, dan masih banyak lagi.

Selain kemudahan dalam hal distribusi nama, domain name yang singkat dinilai lebih mudah untuk diidentifikasi mesin pencari dan tentunya lebih ramah dalam hal optimasi SEO. 

2. Pilih Nama Domain yang Mudah Diketik

Diantara hal yang perlu diperhatikan saat memilih domain adalah bagaimana agar nama domain yang kita pilih mudah saat diketik di form mesin pencari. Selain menguntungkan dari sisi familiar name, nama domain yang mudah diketik umumnya cukup ramah terhadap mesin pencari, karena tidak membingungkan pengguna. Adapun contoh nama domain yang sangat tidak ramah seperti: trikjitumendapatkanhatiseorangjanda.com

3. Pilih Nama Domain yang Mampu Menimbulkan Kesan

Ketika Anda memutuskan sebuah nama domain, pastikan bahwa nama domain tersebut easy listening dan memberi kesan yang baik. Tidak perlu muluk-muluk dalam menentukan namanya agar terkesan “Hero”, cukup pastikan bahwa nama domain Anda mudah diingat oleh para pembacanya.

4. Jangan Menggunakan Angka atau Tanda Penghubung

Menurut Brian Harnish, tanda penghubung dan angka pada domain sering diidentikkan sebagai ciri-ciri domain spam.

Tentunya alasan ini bukan tidak berdasar, yang menjadi landasan pendapat ini adalah standarisasi yang dikeluarkan oleh Moz. Menurut tools analis Moz, salah satu indikator dari domain yang bersifat spam adalah domain yang mengandung angka di dalamnya.

Para analis telah mempertimbangkan, menjadikan “angka” sebagai indikator spam pada domain adalah bentuk upaya preventif (pencegahan). Dimana banyak para pelaku yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan sisipan angka, untuk memanipulasi sebuah domain yang resmi. Tujuannya adalah menjebak atau menipu masyarakat sosial dengan mengatasnamakan perusahaan resmi. Contoh, menggunakan domain shopee10.com untuk menipu para user aplikasi Shopee. Dan sejenisnya.

5. Lakukanlah Audit atau Analis Penuh Terhadap Domain

Sebelum membeli sebuah domain, pastikan Anda telah mengecek spesifikasi dan riwayat domain tersebut. Periksa apakah domain tersebut pernah melakukan praktek spamming, apakah domain tersebut pernah dipakai sebagai domain situs j*di, apakah domain tersebut pernah menerapkan SEO Blackhat, dan informasi sejenisnya.

Untuk mengetahui informasi tersebut, ada banyak tools analis yang bisa Anda gunakan, mulai dari versi yang gratis hingga versi berbayar/premium. Sebut saja, SEMrush, Ahrefs, Moz, Archive.org, Majestic, dan lain-lain.

Beberapa faktor lainnya yang perlu kita pertimbangkan saat memilih nama domain yaitu

  • Periksa apakah domain memiliki kualitas backlink yang baik atau buruk
  • Periksa usia domain (domain tua jauh lebih baik)
  • Lihat, apakah domain mengandung kata kunci yang baik
  • Domain yang didaftarkan dalam waktu panjang jauh lebih baik
  • Hindari menggunakan keyword sebagai nama domain, misal : pengertian-hukum.com
  • Hindari domain dengan spam score tinggi
  • Domain rating yang tinggi lebih disukai mesin pencari
  • Nilai TF dan CF domain yang seimbang memiliki performa lebih baik. 
Meskipun seluruh faktor di atas bukan merupakan jaminan untuk masuk ke halaman pertama Google, namun poin-poin tersebut sudah cukup menjadi parameter SEO sebuah domain, yang akan mempermudah jalannya untuk masuk ke halaman pertama mesin pencari.

Demikian saja pembahasan kita kali ini mengenai cara memilih domain yang SEO dan ramah terhadap mesin pencari. Bila Anda merasa artikel ini bermanfaat, beri kami dukungan dengan membagikan tulisan ini ke teman-teman seperjuangan Anda. Terima kasih atas perhatian dan waktunya, saya doakan Anda sukses di jalan yang benar. Sampai jumpa dan Assalamu’alaikum.
Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Pendiri SEO Kilat, penulis e-book SEO Storm Resistant, desainer, dan kontributor konten SEO.