Widget HTML Atas

Apa itu TF dan CF? Berapa Skor yang Baik?

Jika kita berbicara mengenai metrik SEO, mungkin istilah DA (Domain Authority), PA (Page Authority) atau DR (Domain Rating) adalah yang paling akrab di telinga kita saat ini. Lalu bagaimana dengan TF (Trust Flow) atau CF (Citation Flow)? Sudahkah Anda mengenalnya? 

Apa itu tf dan cf dalam seo
Ilustrasi - Apa itu tf dan cf

Pada pembahasan singkat ini, kami akan mengulas secara sederhana seperti apa sih TF dan CF tersebut. Apakah kedua metrik tersebut akurat? Mana yang lebih baik, TF CF atau DA PA? Yuk! simak selengkapnya di bawah ini. Tapi jangan lupa, jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, beri kami dukungan dengan membagikan tulisan tentang TF dan CF ini ke sosial media Anda. 

Apa itu TF dan CF?

Merujuk pada tulisan seorang praktisi SEO yaitu Frank Olivio, ia mengatakan (yang maknanya lebih kurang) TF adalah singkatan dari “Trus Flow”. TF menggambarkan kualitas dari sebuah website yang kita jadikan sebagai tempat menanam backlink. Semakin berkualitas website tersebut, maka nilai TF yang akan kita dapatkan akan semakin baik pula.

Adapun CF, ini merupakan singkatan dari “Citation Flow”, atau sederhananya yaitu CF mencerminkan nilai dari “Link Juice” yang kita dapatkan dari website lain. Sebagian lagi menyebutkan bahwa, CF merupakan gambaran dari volume tautan sebuah website.

Untuk lebih memahami sejauh apa TF dan CF ini bekerja dalam SEO, mari kita amati penjelasan sederhana di bawah ini.

TF dan CF Metrik dari Tools Mana?

Mungkin sudah bukan rahasia lagi bagi para webmaster, dimana Google kerap menjatuhkan hukuman bagi setiap website, yang mencoba mempermainkan algoritmanya dengan teknik-teknik kotor. Salah satu teknik kotor yang biasa dilakukan oleh “mereka” adalah menggunakan bot untuk mengirim spam di komentar blog.

Mungkin dari hasil spam tersebut kita bisa mendapatkan beberapa backlink dari situs yang berkualitas. Akan tetapi, rasio antara jumlah tautan berkualitas yang kita dapat sering tidak sebanding, dengan website sampah yang juga masuk ke dalam situs yang kita kelola. Dalam hal ini, Majestic telah menciptakan sebuah terobosan “baru” yang diklaim mampu menganalisa secara akurat, terkait kualitas dan kuantitas tautan di dalam sebuah website.

Perbedaan PR (PageRank) dengan TF/CF

Dahulu sekali, yang menjadi barometer peringkat website di halaman mesin pencari Google adalah PageRank. Ketika itu, metrik PageRank ini kerap menjadi ukuran apakah website tersebut memiliki nilai SEO yang baik atau tidak. Seiring berjalannya waktu, metrik PageRank pun mulai berubah dan dianggap kurang akurat di kalangan para praktisi SEO. 

Adapun mengenai TF dan CF, sebenarnya memiliki pola yang cukup mirip dengan kalkulasi atau penghitungan yang dilakukan oleh PageRank. Hanya saja, bila skor TF dan CF dihasilkan melalui pihak ketiga yaitu Majestic, berbeda dengan PageRank. PR atau PageRank menghasilkan nilai metrik sebuah website langsung berdasarkan data dari Google. 
Jadi, meskipun terdapat korelasi antara TF dan CF dengan peringkat mesin pencari, namun bukan berarti metrik tersebut 100% akurat sebagaimana PageRank versi old.

Mana yang Lebih Baik TF (Trust Flow) versi Majestic atau DA (Domain Authority) milik Moz?

Sebagaimana yang telah kita sampaikan di awal, TF atau Trust Flow merupakan metrik yang dikembangkan oleh Majestic SEO. Sedangkan DA atau Domain Authority adalah metrik otoritas website yang dikembangkan oleh Moz.

Mungkin hingga beberapa bulan yang lalu, metrik DA yang dikembangkan oleh Moz terlihat kurang akurat dan tidak bisa kita diandalkan. Pasalnya, crawler milik Moz hanya mampu menemukan sebagian kecil jumlah backlink, dibandingkan dengan crawler milik perusahaan Majestic SEO.

Akan tetapi, baru-baru ini Moz melakukan sebuah upgrade tools, yang disebut dengan “Link Explorer”. Alat ini diklaim mampu menghasilkan analisa metrik yang sangat akurat, terkait otoritas sebuah website di halaman mesin pencari. Dengan kata lain, metrik yang dihasilkan oleh Moz saat ini tidak jauh berbeda, dengan metrik yang hasilkan oleh tools SEO seperti Majestic, dalam hal ini TF dan CF.
 

Berapa Skor TF (Trust Flow) yang Baik?

Mayoritas praktisi SEO beranggapan, nilai atau skor TF (Trust Flow) yang baik itu wajib di atas 15. Padahal, berpatokan pada skor tersebut saja bukan sebuah jaminan bahwa website tersebut memiliki kualitas yang baik. Cara paling akurat untuk menilai kualitas dari sebuah website adalah melihat kata kunci yang berhasil dikuasai dan seberapa besar lalu lintas yang didapat darinya.
Ingat baik-baik! Peringkat yang diberi oleh Google itu jauh lebih baik daripada sekedar metrik tools pihak ketiga seperti DA, PA, DR, ataupun TF.
Anda bisa menggunakan Tools Ahrefs untuk mengecek lalu lintas organik yang masuk ke dalam sebuah website. Jika Anda tidak mempunyai tools tersebut, ingat! Anda masih punya tools dari Google yaitu Google Search Console.

Berapa Rasio TF-CF yang Baik?

Ketika TF dan CF resmi menjadi salah satu metrik dari Majestic, hal tersebut tidak sekonyong-konyong yang terbaik adalah yang memiliki skor tertinggi, itu sangat keliru. Sebagai salah satu perusahaan tools analisa SEO terbaik di dunia, Majestic telah menetapkan sebuah rasio untuk mengkategorikan, apakah rasio TF-CF tersebut telah proporsional atau tidak. 

Rasio resmi yang diterbitkan oleh perusahaan yaitu: 1-2. Itu artinya, nilai CF harus 2 kali lipat dari nilai TF. Jadi, jika Anda memiliki website dengan skor TF-CF : 18-50 dan TF-CF : 12-24, website yang memiliki skor 12-24 jauh lebih terpercaya dan dianggap lebih berkualitas menurut tools Majestic. 
Sekali ingat! Ini hanya metrik. Bukan tolak ukur mutlak.

Cara Meningkatkan TF atau Trust Flow

Perlu diketahui, nilai TF (Trust Flow) sebuah website tidak selalu berbanding lurus dengan peringkat website di dalam mesin pencari. Namun, bila Anda tertarik meningkatkan skor TF dari website yang Anda kelola, Anda bisa mengikuti beberapa anjuran berikut ini.

1. Dapatkan backlink atau tautan balik dari website yang memiliki trust flow tinggi. Ada banyak cara untuk mendapatkan backlink saat ini, mulai dari yang free hingga berbayar. Hati-hati juga, hindari praktek guest post berlebihan. Hal tersebut dapat mengundang penalty dari Google karena dianggap tidak alami.

2. Dapatkan backlink dari website.edu dan website.gov. Backlink dari situs seperti ini jauh lebih berefek untuk TF dibanding dengan backlink dari situs kacangan.

3. Fokuslah mendapatkan Backlink dari situs yang memiliki relevansi niche sama dengan website yang kita kelola. Artinya, jika website yang kita kelola bergerak dalam bidang pertanian, mendapatkan backlink dari situs dengan niche pertanian lain jauh lebih baik, dibandingkan backlink dari situs dengan niche teknologi.

4. Perhatikan kualitas backlink, bukan kuantitas. 

Kesimpulan

1. TF-CF adalah metrik pihak ketiga, bukan ukuran langsung yang berdasarkan dari database Google. 

2. Nilai TF bukan patokan mutlak untuk mengukur kualitas dari sebuah website.

3. TF dan CF memiliki sebuah rasio resmi sebagai standar, apakah skor TF-CF telah baik atau tidak.

4. Skor TF (Trust Flow) dapat ditingkatkan.

Mungkin ini saja pembahasan kita mengenai TF dan CF. Jika Anda merasa artikel yang kami susun bermanfaat, beri kami dukungan dengan membagikan tulisan ini ke sosial media Anda. Terima kasih atas perhatian dan waktunya, ikuti terus perkembangan seputar dunia SEO hanya di SEO Kilat. Sampai jumpa, Sayonara!
Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Pernah mengajar di SDIT Al-hanif Cilegon - Madrasah Jamilurrahman Jogjakarta - Ma'had Anni'mah Medan.