Widget HTML Atas

Jenis-Jenis Anchor Text dalam Optimasi SEO

Mungkin kita sudah sering mendengar istilah anchor text saat membaca tutorial blogging. Tapi sudah sejauh apakah kita mengenal yang namanya anchor text? Seperti apa dampak anchor text pada SEO? Dan bagaimana pula cara mengoptimalkannya? Untuk menjawab itu semua, Anda bisa mengamati poin demi poin di bawah ini
Jenis-jenis anchor text
Jenis-jenis anchor text

Apa itu Anchor Text?

Anchor text adalah text terlihat pada sebuah halaman web yang berisikan tautan link. Pada browser modern, warna anchor text biasanya akan mengikuti warna theme dari website itu sendiri. 

Dalam mode html, penulisan anchor text dapat mengikut susunan kode berikut ini:
< a href=”https://www.namadomain.com”> Contoh anchor text </a>


Apakah Penggunaan Anchor Text Memiliki Dampak pada SEO?

YA! Penggunaan anchor text yang tepat mampu meningkatkan nilai SEO dari sebuah web page (halaman website). Alasannya cukup sederhana, keberadaan anchor text pada sebuah halaman website, telah memudahkan mesin pencari (dalam hal ini Googlebot) untuk mengidentifikasi data kontekstual dari sebuah website. Disamping itu, penggunaan anchor text yang tertarget juga dapat meningkatkan pengalaman pengguna (UX) saat menjelajahi halaman website.


Jenis-Jenis Anchor Text

Dikutip dari Moz, setidaknya ada 6 jenis anchor text yang dapat kita aplikasikan. Jenis-jenis anchor text tersebut yaitu:

1. Exact-Match

Ini adalah jenis anchor text, dimana frasa yang dijadikan sebagai anchor, sama persis dengan fokus keyword yang ditarget oleh halaman tujuan. Misal, saya menyisipkan sebuah link yang membahas tentang umpan ikan, pada frasa “umpan ikan” dari halaman lain. 

2. Tautan Merek / Branded

Ini adalah jenis anchor text, dimana frasa atau text yang dijadikan sebagai tautan adalah merek atau brand dari sebuah produk.

3. Naked URL

Ini adalah jenis anchor text, dimana frasa yang menjadi tautan masih dalam bentuk URL asli. Contoh : www.seokilat.com

4. Generic

Ini adalah jenis anchor text, dimana frasa atau text yang dijadikan sebagai tautan, berupa kalimat atau text secara umum, seperti: baca selengkapnya, klik disini, download disini, lanjutkan baca, dan sejenisnya.

5. Gambar

Meskipun sedikit aneh, namun para pakar SEO mengklasifikasi gambar yang berisi tautan sebagai salah satu jenis anchor text. Gambar yang berisi link tautan ini dinamakan sebagai anchor text gambar.

6. Partial-Match

Ini adalah jenis anchor text, dimana frasa atau text yang dijadikan sebagai tautan adalah potongan atau bagian kecil dari fokus keyword. Misal, fokus keyword dari URL yang akan dijadikan link tujuan adalah cara membuat umpan ikan. Maka frasa yang akan kita jadikan sebagai anchor text adalah “umpan ikan”.


Cara Mengoptimasi Anchor Text

Untuk mengoptimasi anchor text, ada beberapa poin yang perlu Anda perhatikan, sebagai berikut:

1. Relevansi

Bila Anda tidak ingin anchor text berubah menjadi boomerang (merusak nilai SEO), perhatikanlah tingkat relevansi link yang akan Anda sematkan. Semakin relevan URL konten yang Anda masukkan, maka akan semakin baik pula nilainya dalam perspektif mesin pencari. Ingat baik-baik! mesin pencari sekarang cukup cerdas dalam menimbang, apakah link yang kita tautkan tersebut relevan ataukah tidak. Oleh sebab itu, berhati-hatilah dalam menautkan link sebagai anchor text. 

2. Variasi

Hindari penggunaan anchor text yang berulang-ulang pada satu halaman. Praktek pengulangan anchor text yang sama, sangat beresiko terhadap teguran Google. Cobalah untuk lebih kreatif dan melakukan variasi anchor.

3. Tepat Guna

Sebagaimana jenis-jenis anchor text yang telah kita jelaskan, untuk menghasilkan nilai SEO darinya, kita butuh ketepatan dalam penggunaan jenis-jenis anchor text tersebut. Jangan sampai terjadi ketimpangan, sehingga mengakibatkan buruknya user experience, dan kekeliruan Googlebot dalam memahami anchor. 

Sebagai contoh, apabila tautan anchor text berisi link yang mengarah ke halaman pendaftaran, maka penggunaan anchor text yang tepat adalah jenis anchor text generic. Dimana anchor text jenis ini bersifat sangat umum, seperti : Daftar Disini.

Lain halnya bila anchor text tersebut berfungsi sebagai upaya optimasi keyword. Maka jenis anchor text yang tepat untuk digunakan adalah anchor text exact-match atau partial-match. 

Itu saja materi penjelasan kita seputar anchor text, baik pengertiannya, jenis-jenisnya, dan cara optimasinya. Anda juga bisa membaca artikel seputar broken link, untuk melengkapi khazanah ilmu Anda seputar optimasi SEO. Semoga bermanfaat dan membantu Anda dalam memahami, serta mengoptimalkan anchor text di dalam website Anda. Jangan lupa, dukung kami untuk selalu hadirkan konten terbaik dengan menshare artikel ini ke sosial media. Terima kasih atas dukungannya dan sampai jumpa. 

Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Pernah mengajar di SDIT Al-hanif Cilegon - Madrasah Jamilurrahman Jogjakarta - Ma'had Anni'mah Medan.