Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jelaskan Pengertian Sistem Ekonomi

Pengertian sistem ekonomi
Pengertian sistem ekonomi

Setiap negara menjalankan suatu sistem ekonomi sebagai landasan utama dari tatanan perekonomiannya. Setiap negara memiliki karakteristik sistem ekonominya masing-masing. Selain itu, perekonomian negara tidak terlepas dari pajak sebagai salah satu sumber penerimaan negara. Pada bab ini kamu akan mempelajari mangenai pelaku ekonomi dan fungsi pajak dalam perekonomian nasional. Cermatilah. 

A. Sistem Ekonomi

Apakah yang dimaksud dengan sistem ekonomi? Mari kita bahas bersama.

1. Pengertian Sistem Ekonomi

Dalam keseharian, kamu sering mendengar kata sistem, bukan? Contohnya saja sistem irigasi, sistem pertandingan, dan lain sebagainya. Sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan sistem? Dapat dikatakan bahwa sistem adalah seperangkat unsur yang saling berkaitan secara teratur sehingga membentuk suatu totalitas (kesatuan) yang dapat dibuktikan secara ilmiah.

Lantas, bagaimana dengan pengertian sistem ekonomi Indonesia? Sistem ekonomi Indonesia sumbernya digali dari tradisi bangsa Indonesia dan disesuaikan dengan jati dan kepribadian bangsa yang kemudian dikembangkan dengan kaidah-kaidah sistem ekonomi modern yang sesuai dengan cita-cita kemerdekaan bangsa. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa 
Sistem ekonomi adalah keseluruhan tata cara, aturan, dan kebiasaan-kebiasaan yang umum diterima dalam masyarakat yang mengatur dan mengkoordinasikan perilaku warga masyarakat (para konsumen, produsen, pemerintah, dan sebagainya) dalam menjalankan kegiatan ekonomi (produksi, perdagangan, konsumsi, dan sebagainya) sedemikian rupa sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan dinamis.

2. Macam-Macam Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara, tidaklah sama karena setiap negara mempunyai ideologi dan masalah ekonomi masing-masing. Dengan menggunakan sistem ekonomi yang tepat, maka suatu negara akan dapat memecahkan permasalahan ekonomi di negara tersebut karena antara permasalahan ekonomi dengan sistem terdapat hubungan yang saling mempengaruhi. Sistem ekonomi terbagi menjadi:

a. Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi yang dilakukan secara tradisional, ciri-cirinya adalah:
1) bersifat turun temurun;
2) berlaku sistem barter;
3) untuk komunitas sendiri;
4) sifat kegiatannya berburu, bertani, dan nomaden; dan
5) hasilnya untuk kebutuhan sendiri.

b. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal)

Sistem ekonomi yang pelaksanaannya bersifat kebebasan dalam bidang ekonomi, ciri-cirinya adalah:
1) tanpa campur tangan pemerintah;
2) persaingan usaha dan perdagangan;
3) sektor swasta memegang peranan penting; dan
4) harga pasar ditentukan oleh mekanisme pasar, yaitu melalui permintaan dan penawaran.
Sistem ini banyak dianut oleh negara-negara Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Italia, Prancis, dan Jerman.

c. Sistem Ekonomi Perencanaan Sentral

Sistem ekonomi ini kebalikan dari sistem ekonomi pasar, dimana dalam sistem ini pemerintah mengendalikan semua urusan dalam bidang ekonomi, tanpa campur tangan swasta. Ciri-cirinya adalah:
1) kegiatan perekonomian diatur dan dikuasai secara sentral oleh pemerintah;
2) hak milik akan barang-barang modal berada di tangan pemerintah; dan
3) mementingkan pemenuhan kebutuhan masyarakat daripada kebutuhan pribadi.
Negara yang menganut sistem ini kebanyakan negara-negara yang menerapkan ideologi sosialis (komunis).

d. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi yang memberikan kesempatan kepada perseorangan, masyarakat, dan pengusaha untuk melakukan kegiatan ekonomi.

3. Sistem Ekonomi Indonesia

Bagaimana dengan sistem ekonomi Indonesia? Sistem ekonomi mana yang dianutnya? Mari kita simak bersama. Sistem ekonomi Indonesia disebut sistem demokrasi ekonomi, atau sistem ekonomi kekeluargaan. Di dalam penjelasan UUD 1945 tentang Pasal 33 disebutkan „... pada hakikatnya demokrasi ekonomi adalah pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak, kewajiban, dan perlakuan bagi semua warga negara di bidang ekonomi.

Menurut penjelasan Pasal 33 UUD 1945, yang menjadi dasar demokrasi ekonomi antara lain terletak pada:
1) Produksi (kegiatan ekonomi) dikerjakan oleh semua, untuk semua, dibawah pimpinan atau pengawasan masyarakat.
2) Hal yang diutamakan adalah kemakmuran masyarakat bukan kemakmuran individu.

Adapun unsur-unsur positif dari Demokrasi Ekonomi Pancasila adalah:
1) pasal 33 UUD 1945
2) pasal 27 UUD 1945
3) pasal 34 UUD 1945

Adapun dalam Demokrasi Ekonomi Pancasila harus dihindarkan hal-hal sebagai berikut:
1) Sistem free flight liberalism, yaitu suatu sistem yang dapat menumbuhkembangkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain yang dalam sejarah sifat ini dapat menimbulkan dan melemahkan kelemahan struktural ekonomi nasional dan posisi Indonesia dalam perekonomian dunia.
2) Sistem etatisme, dalam arti bahwa negara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominan mendesak dan mematikan potensi serta daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara.
3) Persaingan tidak sehat serta pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam berbagai bentuk monopoli dan monopsoni yang merugikan masyarakat dan bertentangan dengan cita-cita keadilan sosial.


B. Pelaku Ekonomi di Indonesia

Kamu tentu masih ingat pembahasan tentang pelaku ekonomi di Indonesia yang pernah dibahas di kelas VII, bukan? Tetapi marilah kita bahas kembali sebagai modal untuk pengayaan saja. Berdasarkan UUD 1945, di Indonesia terdapat tiga sektor usaha yaitu BUMN (Badan Usaha Milik Negara), BUMS (Badan Usaha Milik Swasta), dan Koperasi.

1. BUMN

BUMN adalah badan usaha yang didirikan oleh dan dimiliki oleh pemerintah. Kegiatan BUMN memiliki berbagai tujuan, di antaranya adalah:
1) melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat;
2) untuk menambah keuangan kas negara; dan
3) membuka lapangan kerja. 

Sedangkan, peranan BUMN dalam perekonomian Indonesia adalah:
1) memberikan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat;
2) merupakan sumber penghasilan untuk mengisi kas negara;
3) mencegah supaya cabang-cabang produksi penting yang menguasai hajat hidup orang banyak tidak dikuasai oleh sekelompok masyarakat tertentu;
4) untuk memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat; dan
5) untuk melakukan kegiatan produksi dan distribusi sumber-sumber daya alam yang menguasai hajat hidup orang banyak.

Contoh-contoh perusahaan yang termasuk BUMN adalah PT BRI, PT Asuransi Jasa Raharja, Perum Jasa Tirto, PT Pelabuhan Indonesia, PUSRI, dan lain-lain.

2. BUMS

BUMS adalah badan usaha yang didirikan, dimiliki, dimodali, dan dikelola oleh beberapa orang swasta, baik secara individu maupun kelompok. Tujuan badan usaha milik swasta adalah:
1) mencari keuntungan secara maksimal;
2) mengembangkan modal dan memperluas usaha/perusahaan; dan
3) membuka kesempatan kerja.

Sebagai salah satu pelaku ekonomi Indonesia, sektor swasta dapat dibagi menjadi tiga golongan.

a. Swasta Asing

Perusahaan swasta yang memiliki modalnya dari luar negeri. Perusahaan ini merupakan pelengkap dalam upaya pembangunan nasional. Perusahaan ini tidak boleh melakukan dominasi di negara kita.

b. Swasta Nasional

Perusahaan yang pemilikan dan permodalannya dimiliki oleh perusahaan pribadi atau kelompok di dalam negeri.

c. Perusahaan Rakyat Kecil (Home Industry)

Perusahaan yang dikelola secara tradisional dengan menggunakan permodalan yang kecil. Perusahaan ini menggunakan jumlah tenaga kerja yang relatif kecil dan merupakan salah satu jenis yang paling banyak di Indonesia.

Sedangkan, perusahaan swasta tidak sedikit memiliki peranan dalam perekonomian Indonesia, di antaranya adalah:
1) Membantu pemerintah dalam mengelola dan mengusahakan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi Sumber Daya Alam yang belum sempat ditangani oleh pemerintah.
2) Membantu pemerintah dalam usaha meningkatkan devisa nonmigas melalui kegiatan pariwisata, ekspor, impor, jasa transportasi, dan lain-lain.
3) Membantu pemerintah dalam usaha memperbesar penerimaan negara melalui pembayaran pajak.
4) Membuka kesempatan kerja.

3. Koperasi

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang- orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip koperasi, sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Kegiatan koperasi memiliki tujuan sebagai berikut:
1) Memajukan kesejahteraan para anggota.
2) Memajukan kesejahteraan masyarakat.
3) Ikut membantu tatanan perekonomian nasional.
4) Mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Adapun yang menjadi ciri utama koperasi adalah:
1) Keanggotaannya bersifat sukarela dan terbuka.
2) Manajemen koperasi bersifat demokrasi karena keputusan diambil secara musyawarah dan mufakat.
3) Merupakan organisasi ekonomi

Sedangkan, peranan koperasi dalam perekonomian Indonesia adalah:
1) Berupaya meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat.
2) Memperkukuh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.
3) Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan pereko- nomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi.

Kilasan Materi

• Sistem ekonomi adalah upaya pemerintah dalam menentukan kebijakan dalam bidang ekonomi.
• Sistem ekonomi terdiri atas sistem ekonomi tradisional, liberal, perencanaan sentralis, dan campuran.
• Sistem ekonomi Indonesia disebut sistem ekonomi Pancasila berdasarkan Pasal 33 UUD 1945.
• Pelaku ekonomi di Indonesia adalah BUMN, BUMS, dan Koperasi.


DAFTAR PUSTAKA

  • Sudut Bumi IPS Terpadu : untuk SMP dan MTs Kelas VIII/penulis, Kurtubi ; penyunting Tim  Guru IPS Internal Al  kautsar⁄[  et al]. • Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009 .


Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Owner and CEO of seokilat.com. A man energetic, full of passion, and easily touched by sad things.