Widget HTML Atas

Masuk Surga Tanpa Hisab Tanpa Adzab


Masuk surga, tanpa hisab, Tanpa adzab, Hadits masuk surga Tanpa hisab,
Masuk surga Tanpa Hisab

Masuk Surga Tanpa Hisab Tanpa Adzab

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjelaskan pada sebuah hadits, Dari Imron bin Hushoin radhiallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
Akan masuk surga 70.000 orang dari umatku tanpa hisab dan tanpa adzab. Para sahabat bertanya, siapakah mereka wahai Rasulullah? Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab: mereka adalah orang yang tidak meminta diruqyah, tidak ber-thathayyur, tidak berobat dengan kay, dan mereka hanya bertawakkal kepada Rabb mereka"
(Muttafaq alaih)
✅👉Para ulama hadist menghitungnya 4,9 milyar dalam hadits shahih Manusia masuk surga tanpa hisab tanpa azab belum ditambah dengan 3 cidukan Allah Jalla wa 'alas.

Tentu Ini jumlah bilangan yang sangat besar.
Syaratnya jangan berbuat syirik dan bid ah
Karena ke2 permasalahan ini menjerumuskan ke jahanam Wal iyadzubillah.

✅Syarat dalam hadits Orang yang masuk surga tanpa hisab tanpa azab seperti dibawah ini :

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda ,:
فَقَالَ هُمُ الَّذِينَ لاَ يَرْقُونَ وَلاَ يَسْتَرْقُونَ وَ لاَ يَتَطَيَّرُونَ وَ عَلَى رَبِّـهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Mereka itu adalah orang yang tidak pernah minta diruqyah, tidak meminta di kay, dan tidak pernah melakukan tathayyur, serta mereka bertawakkal kepada Rabb mereka.

1) Tidak meminta pengobatan dengan cara Kay. Kay adalah adalah menempelkan (membakar) dengan besi panas (pada daerah yang sakit atau terluka,
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:
الشِّفَاءُ فِي ثَلَاثَةٍ فِي شَرْطَةِ مِحْجَمٍ أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ أَوْ كَيَّةٍ بِنَارٍ وَأَنَا أَنْهَى أُمَّتِي عَنِ الْكَيّ
“Pengobatan itu dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu goresan alat bekam (berbekam), minum madu atau kay
(menempelkan penyakit dengan besi panas) dan aku melarang umatku dari kay”.
(H.R. Al-Bukhari )

2) Tidak mempercayai tathayyur, mitos yang ada, baik dengan sesuatu yang dapat dilihat ataupun yang didengar mitos, termasuk bagian dari bentuk kesyirikan,
Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an surat al-Hadid ayat 22:
﴿ مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ ﴾
“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.”

3) Mereka senantiasa bertawakkal kepada Tuhan mereka dalam segala hal dan keadaan dan tidak bersandar kepada selainNya,
Al-Qur’an (3: 173)
وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
“Dan mereka menjawab: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.”
🎀Dalam hal yang sama Imam Ahmad rahimahullâh dan Baihaqi rahimahullâh meriwayatkan hadits Abu Hurairah radhiyallâhu’anhu dengan lafadz:
فَاسْتَزَدْتُ رَبِّي فَزَادَنِي مَعَ كُلِّ أَلْفٍ سَبْعِيْنَ أَلْفًا
“Maka saya minta tambah (kepada Rabbku), kemudian Allâh memberi saya tambahan setiap seribu orang itu membawa 70 ribu orang lagi”

🎀Tuhanku `Azza wa Jalla telah menjanjikanku untuk memasukkan dari umatku tujuh puluh ribu orang ke dalam surga tanpa hisab dan tanpa azab, dalam setiap seribu orang ada tujuh puluh ribu orang bersama mereka, dan tiga kali cidukan dari cidukan Tuhanku Azza wa Jalla.”(H.R, Imam Ahmad dan Ibnu Maajah dari jalur Abu Umamah Al-Baahily rodhiyallahu `anhu dan dishahihkan oleh Al-Albani)
🎀Ibnu Al-Atsir mengatakan ini merupakan kinayah tentang sangat banyaknya jumlah mereka, dan ini menunjukkan betapa banyaknya jumlah mereka yang masuk surga tanpa hisab dan tanpa azab dari umat Nabi kita shallallaahu ‘alaihi wasallam.
🎀Ada 70.000 orang yang masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab.
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa setiap 1000 dari 70.000 tadi ada 70.000 lagi. Dari Abu Umamah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata,
وَعَدَنِى رَبِّى عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يُدْخِلَ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِى سَبْعِينَ أَلْفاً بِغَيْرِ حِسَابٍ وَلاَ عَذَابٍ مَعَ كُلِّ أَلْفٍ سَبْعُونَ أَلْفاً
“Rabbku ‘azza wa jalla telah menjanjikan padaku bahwa 70.000 orang dari umatku akan dimasukkan surga tanpa hisab dan tanpa siksa
Setiap 1000 dari jumlah tersebut terdapat 70.000 orang lagi.
” (HR. Ahmad 5: 268. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih dan sanad hadits ini hasan).
🎀Kita memohon kepada Allah Subhana wa Ta'ala agar Dia menjadikan kita termasuk golongan mereka. Bila anda hitung 70.000 orang menyertai setiap seribu orang dari yang 70.000 itu, berapakah jumlah seluruhnya bagi orang yang masuk surga tanpa hisab?!?
🎀Adapun berita gembira yang kedua adalah bahwa jumlah ahli surga dari ummat ini dua pertiga (2/3) dari seluruh jumlah ahli surga, maka jumlah ummat Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam yang masuk surga lebih banyak dibanding jumlah seluruh ummat yang lalu. Berita gembira ini datang dari Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam
🎀"Ridhakah kalian, kalau kalian menjadi seperempat (1/4) dari penduduk surga?"Kami menjawab, "Ya."
Beliau berkata lagi, 'Ridhakah kalian menjadi sepertiga (1/3) dari penduduk surga?
"Kami menjawab, "Ya."
Beliau berkata lagi, 'Ridhakah kalian menjadi setengah (1/2) dari penduduk surga?"
Kami menjawab, "Ya."
Beliau berkata lagi, "Demi Allah yang jiwaku ada dalam tangan-Nya, sesungguhnya aku berharap kalian menjadi setengah (1/2) dari penduduk surga karena surga tidak akan dimasuki kecuali oleh jiwa yang muslim dan tidaklah jumlah kalian dibanding ahli syirik kecuali seperti jumlah bulu putih pada kulit sapi hitam atau seperti bulu hitam pada kulit sapi merah." (HR. Bukhari 6047)
🎀Kemudian Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam menyempurnakan berita gembiranya kepada kita dalam hadits shahih yang lain. Beliau berkata,
Ahli surga 120 shaf, 80 shaf di antaranya dari ummatku, dan 40 shaf lagi dari ummat lainnya." (HR. Tirmidzi 3469,lalu Tirmidzi berkata, "Ini hadits hasan.")
Semoga Allah menganugerahi kita kenikmatan surga tanpa hisap tanpa azab Aamiin alhamdulillah
Yang merindukan jannah humaira medina

Baca Juga: Umat Akhir Zaman

Wallahu a'lam

Dirangkum oleh Humaira Medina
Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Pendiri SEO Kilat, penulis e-book SEO Storm Resistant, desainer, dan kontributor konten SEO.