Widget HTML Atas

Jelaskan Pengertian Invoice, Jenis, Fungsi dan Unsur Unsurnya

Pengertian Invoice

Invoice : Pengertian, Jenis, Fungsi dan Unsurnya
Invoice
Bila kita merujuk pada definisi yang diterbitkan oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia, Invoice atau Invois adalah daftar barang kiriman yang dilengkapi dengan nama, jumlah, dan harga yang harus dibayar oleh si pembeli (si pemesan). Invoice ini sangat erat kaitannya dengan transaksi penjualan.
Beberapa definisi lain mengenai invoice yakni sebagai berikut  
a. Invoice adalah dokumen penting dalam perdagangan. Sebab, melalui kumpulan data yang terdapat di dalam invoice, kita dapat mengetahui berapa jumlah wesel yang akan ditarik, jumlah penutupan asuransi, serta penyelesaian segala bentuk bea masuk.
b. Invoice adalah daftar catatan yang mendeskripsikan barang-barang yang akan dikirimkan kepada pihak pembeli, lengkap dengan perincian harganya. Daftar catatan ini biasanya dibuat oleh pihak penjual dan dikirimkan kepada pihak pembeli untuk menagih pembayaran atau menginformasikan daftar tagihan apabila pembayaran dilakukan dengan cara kredit.  

Jenis-Jenis Invoice

Invoice : Pengertian, Jenis, Fungsi dan Unsurnya
Invoice
Berikut dibawah ini telah kami rangkum 3 jenis invoice, lengkap dengan penjelasan singkatnya.  
a. Invoice Biasa Invoice biasa adalah jenis invoice yang paling umum/sering digunakan ketika berlangsungnya transaksi antara pihak penjual dan pihak pembeli. Invoice jenis ini benar benar sederhana sesuai dengan namanya. Di dalam daftar catatannya hanya terdapat beberapa item, seperti : harga tiap-tiap item, deskripsi/rincian, serta jumlah atau total harga.
b. Invoice Proforma Invoice jenis ini memiliki sifat yang sementara. Biasanya, invoice proforma diberikan kepada pihak pelanggan sebelum pihak penjual mengirimkan "seluruh" barang yang telah di pesan oleh si pelanggan. Itu artinya, invoice jenis ini berperan sebagai faktur pengganti, apabila barang yang dipesan oleh si pembeli berjumlah banyak dan dikirim secara bertahap.
c. Invoice Konsuler Invoice jenis ini biasa digunakan sebagai faktur transaksi/perdagangan internasional, baik itu dalam kegiatan ekspor maupun kegiatan impor. Berbeda dengan dua invoice yang telah kita jelaskan diatas, invoice jenis konsuler bersifat lebih khusus (resmi), karena di dalamnya terdapat pengesahan/persetujuan dari pihak negara (segala bentuk perangkat negara terkait) yang memiliki sangkut-paut dengan kegiatan perdagangan yang sedang berlangsung. 
  

Fungsi Invoice

Setelah mengenal pengertian dan jenis-jenis invoice, berikut di bawah ini adalah beberapa fungsi invoice yang perlu Anda ketahui.
1. Merinci daftar item tiap-tiap barang atau jasa yang telah dibeli/dipesan oleh konsumen.  
2. Sebagai informasi harga kepada pihak pembeli mengenai jumlah tagihan yang harus dibayarkan.  
3. Sebagai bukti valid barang apabila item tersebut ditujukan untuk dijual kembali.  
4. Dalam kondisi/keadaan tertentu, invoice bisa kita gunakan sebagai bukti sah faktur pajak.
5. Sebagai bukti sah transaksi ketika kita sedang menyusun laporan keuangan.  
6. Sebagai rujukan sah, bila ternyata terjadi kesalahan dalam menarik biaya tagihan ataupun kekeliruan dalam pengiriman barang.  

Contoh Invoice

Berikut dibawah ini adalah contoh invoice dalam bentuk template. Anda cukup mengganti unsur-unsur invoice dari template tersebut, seperti: data badan usaha, sub total, daftar item, dan semisalnya. Tampilannya akan terlihat seperti di bawah ini. Jika Anda ingin mendownload templatenya, Anda bisa klik disini.
Invoice : Pengertian, Jenis, Fungsi dan Unsurnya
Invoice

Unsur-Unsur Invoice

Berikut di bawah ini adalah unsur-unsur pembentuk paling umum dari sebuah invoice yang baik.
1. Data atau Profil umum dari badan usaha/perusahaan yang mengeluarkan invoice, seperti : nama perusahan (atau badan usaha), nomor telepon, alamat lengkap, nomor faximile, dan sejenisnya.  
2. Nomor faktur transaksi atau Nomor Invoice (biasa disebut Purchase order).  
3. Dalam jasa pengiriman tertentu terdapat nomor pengiriman (biasa disebut Delivery Order).  
4. Data seputar barang atau jasa yang telah dibeli/dipesan oleh konsumen, seperti : deskripsi item, harga barang/jasa (sub total), ongkos kirim (ongkir), PPN, Diskon (bila ada), dan total harga keseluruhan.
5. Tanggal invoice dikeluarkan/diterbitkan.  

Baca Juga : Pengertian Kata Kerja Mental




Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Pendiri SEO Kilat, penulis e-book SEO Storm Resistant, desainer, dan kontributor konten SEO.