Widget HTML Atas

Jelaskan Pengertian Ekonomi Mikro dan Aspek-Aspeknya

Ekonomi Mikro, Aspek ekonomi mikro,
Ekonomi Mikro : Pengertian dan Aspek-Aspeknya

Ekonomi Mikro

Kalian tentu telah mengenal dan memahami arti kata mikro yang berarti kecil. Jadi, ekonomi mikro dapat diartikan sebagai ilmu ekonomi kecil. Menerangkan arti teori Ekonomi Mikro dengan menerjemahkan masing-masing perkataan dalam istilah tersebut tidak akan memberi penjelasan yang tepat mengenai arti dari konsep Ekonomi Mikro. Arti yang sebenarnya hanya dapat dilihat dari corak dan ruang lingkup analisisnya.  Teori Ekonomi Mikro bertitik tolak dari pandangan yang menganggap bahwa faktor-faktor produksi atau sumber-sumber yang dimiliki masyarakat adalah terbatas, sedangkan keinginan manusia tidak terbatas. 


Pengertian Ekonomi Mikro

Ekonomi Mikro adalah salah satu cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan, baik itu berupa penentuan harga-harga pasar, mengukur kuantitas faktor input, mencari tahu jenis barang yang dibutuhkan ataupun jasa yang hendak diperjual-belikan. Atau dalam definisi lain, ekonomi mikro dapat diartikan sebagai  salah satu bidang studi dalam ilmu ekonomi, yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian.

Berdasarkan pemikiran di atas, masyarakat haruslah membuat pilihan-pilihan. Kegiatan memilih ini perlu dibedakan pada dua aspek yaitu dalam kegiatan memproduksi barang dan jasa dan dalam kegiatan menggunakan (konsumsi) barang dan jasa. Masalah memilih dalam teori Ekonomi Mikro dikemukakan dengan tiga pertanyaan, yaitu:
a. Apakah jenis-jenis barang dan jasa yang harus diproduksikan?
b. Bagaimanakah barang dan jasa yang diperlukan masyarakat akan dihasilkan?
c. Untuk siapakah barang dan jasa tersebut diproduksi?

a. Menentukan Jenis Barang yang Perlu Diproduksi
Pertanyaan pertama yaitu apakah jenis-jenis barang dan jasa yang diproduksi merupakan persoalan yang akan menentukan kegiatan-kegiatan ekonomi yang dijalankan dalam perekonomian dengan perkataan lain, pilihan-pilihan para konsumen merupakan faktor penting dalam menentukan jenis-jenis kegiatan memproduksi yang harus dijalankan.Analisis mengenai interaksi di antara produsen dan konsumen (penjual dan pembeli) dijelaskan dalam teori permintaan dan penawaran. Dan teori perilaku konsumen me- nerangkan dengan lebih terinci sikap para pembeli dalam memilih barang dan jasa yang akan dibelinya.

b. Menentukan Cara Memproduksi yang Paling Efisien
Untuk mewujudkan barang dan jasa diperlukan faktor-faktor produksi yang sering disebut sumber- sumber daya atau resources. Faktor-faktor produksi yang tersedia dalam setiap perekonomian terbatas jumlahnya dan memerlukan biaya atau pengorbanan untuk memperolehnya. Oleh karena itu, para pengusaha harus membuat pilihan agar dapat mencapai efisiensi yang tinggi dalam menggunakan faktor-faktor produksi.

Dengan kata lain, sebelum menjalankan kegiatan memproduksinya, setiap pengusaha harus menyelesaikan persoalan kedua yang dinyatakan sebelumnya yaitu bagaimanakah caranya memproduksikan barang yang akan dijualnya untuk memenuhi kebutuhan para konsumen? Analisis-analisis dalam teori Ekonomi Mikro yang menerangkan tentang teori produksi (fungsi produksi), biaya produksi dan struktur pasar dan penentuan harga dan jumlah produksi di berbagai pasar bertujuan untuk menerangkan bagaimana seorang produsen memecahkan persoalan tersebut.

c. Untuk Siapa Barang akan Diproduksi
Setelah mengetahui jenis-jenis faktor produksi yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan memproduksi, produsen akan pergi ke pasar faktor untuk mendapatkan faktor-faktor produksi yang diperlukannya. Sifat interaksi di antara para pengusaha (pembeli faktor produksi) dan rumah tangga (pemilik faktor produksi) dalam pasar faktor diterangkan dalam teori distribusi. Teori ini menerangkan beberapa hal berikut ini.
1) Sifat umum dari interaksi di antara pengguna dan penjual faktor produksi di pasar faktor.
2) Caranya berbagai pendapatan faktor produksi (upah, sewa, bunga, dan keuntungan) ditentukan di pasar.

Sebagai akibat dari penggunaan faktor-faktor produksi dalam kegiatan menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat, akan tercipta aliran pendapatan pada faktor-faktor produksi yang digunakan. Aliran ini akan menentukan corak distribusi pendapatan dalam masyarakat.

Selanjutnya corak distribusi pendapatan ini akan menentukan corak permintaan masyarakat atas barang dan jasa. Dengan demikian, aliran-aliran pendapatan yang berlaku sebagai akibat kegiatan memproduksi barang dan jasa akan dapat memecahkan persoalan untuk siapakah barang dan jasa perlu diproduksi?


Aspek-Aspek Ekonomi Mikro

a. Interaksi di Pasar Barang
Aspek ini mengenai kegiatan suatu pasar barang, misalnya pasar kopi atau pasar karet. Menurut pandangan Ekonomi Mikro, suatu perekonomian itu merupakan gabungan dari berbagai jenis pasar, termasuk barang dagang. Maka untuk mengenal corak kegiatan suatu perekonomian antara lain perlu memerhatikan corak operasi suatu pasar barang.

Dalam teori ekonomi, pasar adalah suatu institusi yang pada umumnya tidak terjadi secara fisik, yang mempertemukan penjual dan pembeli suatu barang. Melalui interaksi antara penjual dan pembeli yang berlaku dalam pasar akan dapat ditentukan tingkat harga suatu barang dan jumlah barang yang diperjualbelikan.

b. Tingkah Laku Penjual dan Pembeli
Aspek berikut ini adalah tentang tingkah laku pembeli dan penjual di pasar. Aspek ini bertitik tolak dari dua asumsi. Asumsi yang pertama adalah para pembeli dan penjual menjalankan kegiatan ekonomi secara rasional. Adapun asumsi kedua adalah para pembeli berusaha memaksimumkan kepuasan yang mungkin dinikmatinya, sedangkan penjual berusaha memaksimumkan keuntungan yang akan diperoleh- nya. Berdasarkan asumsi tersebut, maka teori mikro- ekonomi menunjukkan:
1) bagaimana seorang pembeli menggunakan sejumlah pendapatan (atau uang) untuk membeli berbagai jenis barang yang dibutuhkannya,
2) bagiamana seorang penjual (produsen) me- nentukan tingkat produksi yang akan dilakukan.

c. Interaksi di Pasar Faktor
Interaksi di pasar faktor adalah interaksi penjual dan pembeli di pasar faktor-faktor produksi. Individu-individu dalam perekonomian adalah pemilik faktor-faktor produksi. Mereka menawarkan faktor-faktor produksi tersebut untuk memperoleh pendapatan. Pendapatan tersebut seterusnya akan digunakan untuk membeli barang dan jasa yang mereka butuhkan.

Dengan demikian kajian ekonomi mikro adalah sebatas unit- unit aktivitas yang dilakukan oleh individu-individu (baik orang per orang, rumah tangga, perusahaan, maupun industri). Jadi, ekonomi mikro memusatkan perhatian pada analisis bagaimana konsumen akan mengalokasikan pendapatannya yang terbatas terhadap sekian macam barang dan jasa yang dibutuhkan, sehingga ia akan memperoleh kepuasan. Selain itu, juga menganalisis bagaimana produsen dengan anggaran yang sudah ditetapkan, ia akan memperoleh keuntungan yang maksimum. Oleh karena itu topik yang dipelajari dalam ekonomi mikro berkisar pada teori tingkah laku konsumen, teori produksi, teori biaya produksi, dan macam-macam bentuk pasar (industri).


DAFTAR PUSTAKA
Ekonomi : Untuk SMA/MA Kelas X / Oleh Mintasih Indriayu ; editor, Tri Tien Gunawati ; — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.

Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Pernah mengajar di SDIT Al-hanif Cilegon - Madrasah Jamilurrahman Jogjakarta - Ma'had Anni'mah Medan.