Widget HTML Atas

Jelaskan Hakikat Bangsa !

Jelaskan Hakikat Bangsa
Jelaskan Hakikat Bangsa !

Hakikat Bangsa

Istilah bangsa merupakan terjemahan dari kata Nation (bahasa Inggris). Kata Nation berasal dari bahasa Latin natio yang artinya sesuatu telah lahir. Kata itu bermakna keturunan, kelompok orang yang berada dalam satu garis keturunan. Nation dalam istilah bahasa Indonesia, artinya bangsa. Kata nation berubah menjadi national yang artinya kebangsaan. Pahamnya dinamakan nasionalisme, yang artinya paham kebangsaan atau semangat kebangsaan.

Hakikat Bangsa Menurut Para Ahli

a. Hakikat Bangsa Menurut Otto Bauer (Jerman)

Dalam buku “The Austrians: A Thousand-year Oddessey” karangan Gordon (1996), Otto Bauer mengatakan bahwa bangsa merupakan sekelompok manusia yang memiliki persamaan karakter atau perangai yang timbul karena persamaan nasib dan pengamalan sejarah budaya yang tumbuh dan berkembang bersama bangsa tersebut. Dalam Perancis, bangsa adalah suatu Charakter Gemeinschaft (persamaan nasib/karakter).

b. Hakikat Bangsa Menurut Ernest Renant (Prancis)

Dalam bukunya yang berjudul La Reforme Intellectuelle et Morale (1929), Ernest Renant berpendapat bahwa bangsa adalah kesatuan jiwa. Jiwa yang mengandung kehendak untuk bersatu, orang-orang merasa diri satu dan mau bersatu. Dalam istilah Perancis, bangsa adalah Ledesir d'etre ensemble. Bangsa dapat terdiri atas ratusan, ribuan, bahkan jutaan manusia, tetapi sebenarnya merupakan kesatuan jiwa. Apabila semua manusia yang hidup di dalamya mempunyai kehendak untuk bersatu maka sudah merupakan satu bangsa.

c. Hakikat Bangsa Menurut Hans Kohn (Jerman)

Menurut Hans Kohn dalam bukunya “Nationalism and Liberty: The Swiss Example” (1956), bangsa diartikan sebagai hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah dan karena itu selalu bergelombang dan tak pernah membeku. Suatu bangsa merupakan golongan yang beraneka ragam dan tidak bisa dirumuskan secara eksak. Kebanyakan bangsa memiliki berbagai faktor obyek tertentu yang membedakannya dengan bangsa lain. Faktor-faktor itu berupa persamaan keturunan, wilayah, bahasa, adat istiadat, kesamaan politik, perasaan, dan agama.

d. Hakikat Bangsa Menurut Jalobsen dan Lipman

Menurut Jalobsen dan Lipman dalam buku “Politics: Individual and State” karya Robert Wesson (1998), bangsa adalah suau kesatuan budaya (cultural unity) dan satu kesatuan politik (political unity) . Dari beberapa pengertian bangsa oleh beberapa orang ahli yang satu denganlainnya berbeda. Hal ini disebabkan oleh sudut pandang mereka yang berbeda pula.
Baca Juga : Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945

Sumber : Pendidikan Kewarganegaraan / penulis, Atik Hartati, Sarwono. — Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2011.
Akhbar Sanusi
Akhbar Sanusi Pendiri SEO Kilat, penulis e-book SEO Storm Resistant, desainer, dan kontributor konten SEO.